Undangan Pernikahan Dua Bahasa: 5 Bagian Tak Diterjemahkan
Minggu, 16 Agustus 2026 · Diperbarui Rabu, 30 September 2026
Undangan pernikahan dua bahasa Indonesia–Inggris paling rapi bila nama, gelar, salam, nama acara adat, dan alamat dibiarkan asli, sedangkan kalimat ajakan, tombol, dan RSVP diterjemahkan. Di bawah ada 5 bagian yang tidak diterjemahkan, tabel pembagiannya, dan contoh teks siap salin.

Panduan 30 detik: tentukan dulu bahasa cangkangnya
"Cangkang" adalah bagian undangan yang bukan tulisanmu sendiri: tombol, judul bagian, pilihan RSVP, hitung mundur. Di undangan digital, bagian ini mengikuti satu setelan bahasa. Jadi keputusan pertamamu bukan soal teks, tapi soal setelan.
| Situasi kamu | Bahasa cangkang | Alasannya |
|---|---|---|
| Mayoritas tamu Indonesia, ada 5–20 tamu asing | Indonesia | Jangan korbankan mayoritas; tamu asing dibantu lewat pesan pengantar |
| Tamu asing lebih dari sepertiga daftar | Inggris | Tamu Indonesia umumnya masih paham tombol berbahasa Inggris |
| Salah satu mempelai warga negara asing | Inggris | Keluarga besar dari dua negara membaca hal yang sama |
| Ada tamu dari Malaysia/Brunei dalam jumlah besar | Melayu | Bahasa Melayu punya kosakata majlis sendiri |
| Acara adat kental, tamu asing sedikit | Indonesia | Istilah adat tetap harus asli, jadi cangkang Indonesia lebih konsisten |
Setelah cangkangnya dipilih, sisanya — nama, doa, susunan acara, alamat — kamu tulis sendiri. Di situlah kamu bisa menulis dua bahasa berdampingan.
5 bagian yang sebaiknya tidak diterjemahkan
Ini inti dari undangan dua bahasa yang rapi. Kelimanya dibiarkan asli, dan kalau perlu diberi keterangan pendek dalam kurung.
1. Nama lengkap dan gelar. Gelar Indonesia tidak punya padanan yang setara.
S.T., S.Kom., M.M., Haji, dan Hajjah bukan sekadar hiasan — itu
bagian dari nama resmi di undangan. Menerjemahkannya jadi "Bachelor of
Engineering" membuat nama tidak lagi cocok dengan dokumen apa pun.
2. Nama orang tua dan urutan anak. Nama orang tua ditulis persis seperti yang mereka pakai. Yang diterjemahkan hanya kalimat rangkanya ("putra pertama dari" menjadi "the first son of"), bukan namanya.
3. Salam pembuka dan penutup. Salam dibiarkan dalam bentuk aslinya di semua
bahasa. Undangan pernikahan muslim berbahasa Inggris pun tetap membuka dengan
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dan menutup dengan
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Begitu juga
Bismillahirrahmanirrahim. Ini bukan pilihan gaya — menerjemahkan salam
adalah kesalahan yang langsung terasa oleh keluarga. Kutipan ayat suci berbeda:
ayat justru dipakai dalam terjemahan resmi bahasa tersebut, seperti dijelaskan
di bagian berikutnya.
4. Nama acara adat. Akad Nikah, Ngunduh Mantu, Siraman, Sangjit, Midodareni tidak diterjemahkan. Beri keterangan singkat dalam kurung supaya tamu asing tahu harus datang untuk apa dan berpakaian seperti apa.
5. Nama gedung dan alamat. Alamat dibiarkan persis seperti yang muncul di peta. Kalau kamu menerjemahkan "Jalan" jadi "Street", sopir taksi online tidak menemukan lokasinya. Terjemahkan patokannya saja kalau perlu.
Yang justru wajib diterjemahkan
Sisanya adalah kalimat rangka — kalimat yang fungsinya mengundang, bukan menyebut identitas. Ini yang paling sering dilupakan karena terasa seperti "hiasan":
| Bagian | Indonesia | Inggris |
|---|---|---|
| Sapaan tamu | Kepada Yth. Bapak/Ibu/Saudara/i | Dear |
| Ajakan hadir | Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir | We invite you to attend |
| Hitung mundur | Menuju Hari Bahagia | Counting Down |
| Konfirmasi hadir | Konfirmasi Kehadiran | RSVP |
| Jumlah tamu | Jumlah tamu | Guests |
| Ucapan | Ucapan & Doa | Wishes & Prayers |
| Galeri | Galeri | Gallery |
| Cerita pasangan | Cerita Cinta | Our Story |
| Turut mengundang | Turut Mengundang | Also Inviting |
| Penutup | Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih | Thank you for your presence and your prayers |
Perhatikan baris RSVP. Pilihan jawabannya juga ikut berubah, tapi bagian
keagamaannya tetap asli: Insya Allah Hadir menjadi
Insya Allah, Attending — bukan diterjemahkan penuh menjadi "God willing".
Pola yang sama berlaku untuk semua kalimat di poin 3 tadi.
Kalau kamu memakai kutipan kitab suci, jangan terjemahkan sendiri. Pakai
terjemahan resmi yang sudah diterbitkan — misalnya Sahih International untuk
QS. Ar-Rum: 21, atau NIV untuk Matthew 19:6. Terjemahan buatan sendiri atas
ayat adalah risiko yang tidak sebanding dengan manfaatnya.
Cara mengatur bahasa undangan digital
Di undangan digital, bahasa cangkang itu sebuah setelan, bukan pekerjaan mengetik ulang. Di Undaku, setelannya ada di editor, di bagian bernama Bahasa undangan (yang dilihat tamu), dengan tiga pilihan: Bahasa Indonesia, English, dan Bahasa Melayu.
Satu hal yang sering bikin bingung: setelan ini terpisah dari bahasa editor di bagian atas layar. Kamu bisa mengerjakan undangan dengan tampilan editor berbahasa Indonesia, sementara tamu melihat undangan berbahasa Inggris. Keduanya tidak saling ikut.
Begitu setelannya diubah, yang ikut berubah otomatis:
| Yang ikut berubah | Yang tidak berubah |
|---|---|
| Tombol dan judul bagian | Nama mempelai dan orang tua |
| Kalimat pembuka dan penutup baku, kutipan ayat suci, ucapan berkat Kristiani | Salam pembuka dan penutup Islam |
| Pilihan jawaban RSVP | Teks yang kamu tulis sendiri |
| Label hitung mundur | Nama acara adat yang kamu ketik |
| Judul galeri, ucapan, dan hadiah | Alamat dan nama gedung |
Karena kolom bahasa itu satu per undangan, satu undangan hanya punya satu bahasa cangkang. Tidak ada mode yang menampilkan dua bahasa berdampingan secara otomatis. Dua bahasa berdampingan tetap bisa kamu lakukan — tapi di kolom teks yang kamu tulis sendiri, bukan di cangkangnya.
Bagaimana menata dua bahasa di satu undangan?
Tata letak paling ringan untuk layar HP adalah bahasa Indonesia di atas dan Inggris di bawahnya, hanya di bagian penting. Tiga pola di bawah ini yang paling umum dipakai; pilih satu dan pakai konsisten.
| Pola | Cara kerjanya | Cocok untuk | Kelemahan |
|---|---|---|---|
| Berurutan per paragraf | Satu paragraf Indonesia, lalu terjemahannya di bawah | Pembuka, penutup, dress code | Halaman lebih panjang |
| Hanya bagian penting | Dua bahasa di waktu, tempat, dress code; sisanya satu bahasa | Tamu asing sedikit | Tamu asing melewatkan bagian lain |
| Salam sekali, isi dua bahasa | Salam Islam ditulis sekali di atas, isi diterjemahkan | Acara muslim | Perlu disiplin agar salam tidak diterjemahkan |
Satu undangan atau dua link?
Ada dua pola yang sama-sama masuk akal. Pilih berdasarkan jumlah tamu asing, bukan berdasarkan mana yang terdengar lebih rapi.
| Satu undangan dua bahasa | Dua undangan terpisah | |
|---|---|---|
| Cocok untuk | Tamu asing sedikit | Tamu asing banyak, atau dua keluarga beda negara |
| Cara kerja | Cangkang satu bahasa, teksmu ditulis dua bahasa | Undangan kedua dibuat ulang dengan cangkang Inggris |
| Kelebihan | Satu link untuk semua orang, satu daftar RSVP | Tiap tamu membaca undangan yang bersih, tanpa teks ganda |
| Kekurangan | Undangan jadi lebih panjang, perlu scroll lebih banyak | RSVP terkumpul di dua tempat, harus digabung manual |
| Catatan biaya | Cukup satu paket | Undangan kedua punya paketnya sendiri |
Kalau memilih dua link, jangan lupa: undangan kedua adalah undangan baru, jadi paketnya juga terpisah. Untuk sebagian besar pasangan dengan tamu asing di bawah dua puluh orang, satu undangan sudah cukup.
Contoh teks undangan dua bahasa
Semua contoh di bawah ini bisa langsung kamu salin, lalu ganti bagian dalam kurung siku. Pola penulisannya: Indonesia dulu, lalu Inggris di bawahnya dengan pemisah tipis.
Pembuka umum:
Dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan,
kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di hari bahagia kami.
With heartfelt gratitude and joy,
we invite you to share in our happy day.
Pembuka untuk acara muslim — perhatikan salamnya ditulis sekali saja, di atas, karena bentuknya sama di kedua bahasa:
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang
Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami.
With deepest respect, we cordially invite you
to attend the celebration of our wedding.
Pembuka untuk acara kristiani:
Dengan penuh sukacita dan ucapan syukur kepada Tuhan,
kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami.
With great joy and heartfelt thanks to God,
we invite you to attend the celebration of our wedding.
Baris nama dengan gelar — gelar tidak diubah sama sekali:
[Nama Lengkap Mempelai Pria], S.T.
[Nama Lengkap Mempelai Wanita], S.Kom.
Baris orang tua — hanya kalimat rangkanya yang berganti bahasa:
Putra pertama dari Bapak [Nama Ayah] dan Ibu [Nama Ibu]
The first son of Mr. [Nama Ayah] and Mrs. [Nama Ibu]
Nama acara adat dengan keterangan singkat:
Akad Nikah (the marriage ceremony)
Ngunduh Mantu (a reception hosted by the groom's family)
Siraman (a traditional pre-wedding bathing ceremony)
Detail waktu — selalu tulis zona waktunya, karena tamu asing menghitung dari zona waktu mereka sendiri:
Sabtu, 14 November 2026
Pukul 10.00 WIB (GMT+7)
Saturday, 14 November 2026
10.00 AM WIB (GMT+7)
Alamat — nama jalan dibiarkan asli, patokannya boleh diterjemahkan:
Gedung [Nama Gedung]
Jl. [Nama Jalan] No. [Nomor], [Kota]
(next to [Nama Patokan], 15 minutes from [Nama Bandara])
Dress code:
Dress code: batik atau kemeja lengan panjang
Dress code: batik or a long-sleeved shirt
Penutup umum:
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila
Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami.
It would be an honour and a joy for us if you could attend
and give us your blessing.
Penutup untuk acara muslim — salam penutup juga ditulis sekali, dalam bentuk aslinya:
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Thank you for your presence and your prayers.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pesan pengantar WhatsApp untuk tamu asing — ini yang sebenarnya menyelamatkan tamu ketika cangkang undangannya berbahasa Indonesia:
Hi [Nama], we're getting married!
Here's our invitation: [link undangan]
The page is in Indonesian, but I've also written the event details
in English inside. To RSVP, tap "Konfirmasi Kehadiran". Please RSVP by [tanggal].
Can't wait to see you there,
[Nama Mempelai] & [Nama Mempelai]
Kesalahan yang sering terjadi
- Menerjemahkan seluruh undangan lewat mesin penerjemah. Nama, gelar, dan istilah adat ikut terbawa, dan hasilnya tidak dikenali siapa pun.
- Menulis dua bahasa di setiap baris. Undangan jadi dua kali lebih panjang di layar HP. Cukup dua bahasa di bagian yang penting: pembuka, waktu, tempat, dress code, dan penutup.
- Lupa menulis zona waktu. Tamu di luar negeri tidak tahu WIB itu apa.
Tulis
WIB (GMT+7)supaya bisa langsung dihitung. - Menerjemahkan nama jalan. Peta dan aplikasi transportasi memakai nama aslinya.
- Menerjemahkan salam atau doa. Ini yang paling terasa salah oleh keluarga, dan paling mudah dihindari.
Kalau tamu asingmu juga tersebar di beberapa kota atau negara, sebagian dari mereka mungkin tidak bisa hadir sama sekali. Pertimbangkan live streaming pernikahan supaya mereka tetap ikut, dan atur waktunya dengan cara yang sama seperti pada undangan untuk tamu luar kota.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah undangan digital bisa menampilkan dua bahasa sekaligus secara otomatis?
Tidak. Bahasa cangkang dipilih satu. Dua bahasa berdampingan kamu tulis sendiri di kolom teksmu, persis seperti contoh di atas.
Kalau saya pilih English, apakah salam dan doa ikut jadi bahasa Inggris?
Salam pembuka dan penutup Islam tetap ditulis persis sama di semua pilihan bahasa. Tapi kutipan ayat suci dan ucapan berkat penutup Kristiani ikut berpindah ke bahasa Inggris, memakai terjemahan resmi yang sudah diterbitkan, bukan terjemahan otomatis. Kalimat rangka dan label tombol juga ikut berpindah.
Bahasa editor saya Indonesia, apakah tamu juga melihat bahasa Indonesia?
Belum tentu, keduanya setelan yang berbeda. Bahasa yang dilihat tamu diatur terpisah di editor undangan.
Lebih baik satu undangan atau dua link?
Kalau tamu asingmu di bawah dua puluh orang, satu undangan lebih praktis karena RSVP terkumpul di satu tempat. Di atas itu, dua undangan terpisah lebih nyaman dibaca.
Bagaimana menulis nama orang tua yang punya gelar haji?
Ditulis persis seperti yang mereka pakai, termasuk gelarnya, di kedua bahasa. Hanya kata "putra/putri pertama dari" yang berganti jadi "the first son/daughter of".
Apakah tamu asing bisa mengisi RSVP?
Bisa. Kalau bahasa undangan diatur ke English, form konfirmasinya juga berbahasa Inggris. Cara kerjanya sama seperti yang dijelaskan di RSVP undangan pernikahan.
Butuh teks undangan bahasa Inggrisnya saja? Lihat contoh undangan pernikahan bahasa Inggris. Untuk ucapan dan kutipan yang bisa kamu tambahkan, ada ucapan pernikahan bahasa Inggris dan quotes pernikahan bahasa Inggris.
Siapkan undangan dua bahasamu
Pilih temanya dulu, tulis teksnya dua bahasa di bagian yang penting, lalu atur bahasa undangan sesuai daftar tamumu. Kalau kamu masih menimbang gayanya, lihat dulu cara memilih tema undangan.
Buat undangan pernikahanmu di Undaku — gratis untuk mulai, dan bahasa undangan bisa kamu ubah kapan saja sebelum dibagikan.