Prosesi Pernikahan Adat Banjar: Basuluh sampai Bausung
Senin, 14 September 2026 · Diperbarui Jumat, 2 Oktober 2026
Prosesi pernikahan adat Banjar berjalan dari basasuluh dan batatakun (penjajakan), badatang (lamaran), bapapayuan dan maatar jujuran, bapingit dengan batimung dan bapacar, akad nikah, aruh (pesta), bausung, batatai, sampai pengantin sujud atau bailangan. Satu kajian UIN Antasari mencatat 16 tahap, dan banyak yang sekarang tidak lagi dijalankan.

Catatan: adat Banjar berbeda menurut sub-etnis dan daerah (Pahuluan, Batang Banyu, dan Kuala; Banjarmasin, Martapura, dan Hulu Sungai; ditambah keluarga perantauan di luar Kalimantan Selatan), dan tiap keluarga punya versinya sendiri. Anggap tulisan ini gambaran umum, bukan patokan mutlak. Untuk acaramu, yang menentukan tetap tokoh adat dan tetua keluarga yang memimpin.
Apa saja urutan prosesi pernikahan adat Banjar?
Tabel ini merangkum tahapnya dalam sebelas baris, dan hanya akad, aruh, dan batatai yang pasti dilihat tamu. Isinya memakai ringkasan RRI Banjarmasin (2 September 2024) dan kajian UIN Antasari (2024), dengan kolom tambahan untuk kebutuhan undangan.
| # | Tahap | Isi singkat | Tamu umum? |
|---|---|---|---|
| 1 | Basasuluh | Penyelidikan diam-diam oleh pihak pria tentang calon mempelai wanita | Tidak |
| 2 | Batatakun | Tanya-jawab terbuka antar dua keluarga | Tidak |
| 3 | Badatang (bapapayuan) | Keluarga pria datang melamar; pembicaraan jujuran dimulai | Tidak |
| 4 | Patalian (baikatan) | Pengikat pertunangan | Tidak |
| 5 | Maatar jujuran | Menyerahkan jujuran yang telah disepakati | Tidak |
| 6 | Bapingit | Calon pengantin tidak keluar rumah dan tidak bertemu | Tidak |
| 7 | Batimung, bakasai, bapacar | Perawatan: mandi uap, lulur, berinai | Tidak |
| 8 | Badudus / bamandi-mandi | Mandi pembersihan; hanya sebagian kelompok yang menjalankan | Tidak |
| 9 | Akad nikah | Ijab kabul dipimpin penghulu | Terbatas |
| 10 | Aruh, maarak, bausung, batatai | Pesta dan arak-arakan pengantin | Ya |
| 11 | Pengantin sujud (bailangan) | Kunjungan ke rumah pengantin pria pada hari ke-2 atau ke-3 | Sesuai keluarga |
Tahap mana yang sekarang masih dijalankan?
Banyak tahap sudah dipadatkan, dan cara tercepat memastikannya adalah bertanya ke keluarga di daerah acaramu, bukan menghitung tahap dari internet. Kajian UIN Antasari mencatat 16 tahap (termasuk piduduk, bajajagaan, dan pengantin bailangan) lalu menyatakan tidak semua daerah menjalankannya, terutama pada pasangan yang sudah bekerja.
Wawancara tiga narasumber di Banjarbaru, Hulu Sungai Tengah, dan Barabai dalam kajian yang sama memperlihatkan variasinya:
| Tahap | Kabar dari lapangan |
|---|---|
| Batatakun | Sudah tidak ada di satu desa karena kedua calon sudah sama-sama setuju; langsung badatang dan menyerahkan jujuran |
| Batimung | Di satu desa dilakukan di salon, bukan di rumah, karena dianggap lebih praktis |
| Batamat Al-Qur'an | Sudah tidak ada di satu desa; di desa lain masih ada, dengan piduduk |
| Piduduk | Di satu desa sudah tidak ada; di desa lain masih berisi kelapa, gula merah, dan beras ketan |
| Mandi-mandi | Hanya dilakukan kelompok tertentu |
| Pengantin sujud (bailangan) | Masih ada, kecuali kalau aruh digelar di gedung |
Dari tiga narasumber itu juga terlihat bahwa antaran untuk pengantin wanita kini lebih sering berupa baju, selimut, handuk, tas, sepatu, mukena, dan sajadah daripada bahan-bahan tradisional seperti beras, kelapa, dan pisang.
Apa arti istilah-istilah adat Banjar?
Ejaan sering berbeda antar sumber: basuluh, basasuluh, dan basusuluh sama saja; begitu pula maantar, baantar, dan baatar jujuran.
| Istilah | Artinya |
|---|---|
| Basasuluh | Dari "suluh" (obor); mencari tahu secara diam-diam lewat perantara |
| Batatakun | Tahap tanya-jawab terbuka antara utusan pria dan keluarga wanita |
| Badatang | Lamaran; juga disebut bapara |
| Bapapayuan (bapatut jujuran) | Musyawarah menentukan jujuran (mahar) dan tanggal pernikahan |
| Jujuran | Pemberian (mahar) dari pihak pria untuk keluarga wanita, disepakati di bapapayuan |
| Patalian | Antaran pengikat pertunangan |
| Bapingit | Pingitan; di kajian UIN Antasari dikaitkan dengan bakasai (perawatan) |
| Bakasai | Perawatan tubuh dengan lulur |
| Batimung | Mandi uap dengan ramuan |
| Bapacar (baanai) | Mewarnai kuku dengan daun pacar yang ditumbuk halus |
| Badudus / bapapai | Mandi pengantin di rumah masing-masing calon pengantin |
| Piduduk | Perlengkapan adat hajatan dari beras, kelapa, dan gula merah, atau varian lain |
| Aruh | Pesta pernikahan |
| Maarak pengantin | Arak-arakan mempelai pria menuju rumah mempelai wanita |
| Bausung | Pengantin diusung di atas bahu |
| Batatai | Mempelai bersanding di pelaminan |
| Bajajagaan | Hiburan malam hari bersama kerabat dan teman |
| Bailangan (pengantin sujud) | Kunjungan pengantin ke rumah keluarga pria |
Apa itu jujuran, dan apa isi patalian?
Jujuran adalah pemberian pihak pria kepada keluarga wanita yang besarnya ditentukan di bapapayuan, bersama tanggal pernikahan (UIN Antasari, 2024). Baik RRI Banjarmasin maupun kajian itu menyebut jujuran sama dengan mahar, sedangkan sebagian keluarga membedakan jujuran adat dari mahar dalam akad; karena praktiknya berbeda antar keluarga, tanyakan istilah mana yang dipakai di keluargamu. Besarnya tidak ditulis di undangan, dan artikel ini sengaja tidak mencantumkan angka. Penjelasan mahar secara umum ada di panduan mahar pernikahan.
Patalian diantar oleh ibu-ibu dari keluarga pria, tanpa kehadiran calon mempelai pria. Isinya, menurut kajian itu, biasanya busana wanita dari kepala sampai kaki, alat kecantikan, alat shalat, dan tas. RRI Banjarmasin menyebut tujuan pengikatan ini agar kedua calon tidak "dilirik orang lain".
Apa yang terjadi di bapingit, batimung, dan bapacar?
Bapingit adalah masa calon pengantin tidak keluar rumah dan tidak bertemu, sering bersamaan dengan batamat Al-Qur'an (RRI Banjarmasin). Kajian UIN Antasari menjelaskan isinya sebagai perawatan: bakasai (lulur) agar kulit tampak cerah, batimung (mandi uap) untuk menghilangkan bau keringat, lalu bapacar untuk kuku tangan dan kaki, yang dulu dibungkus plastik semalaman supaya warnanya melekat.
Semuanya acara keluarga dan kerabat dekat. Kalau diundang sebagai acara tersendiri, jangan sebar tautannya ke daftar tamu aruh.
Apa itu batamat Al-Qur'an dan piduduk?
Batamat adalah pembacaan Al-Qur'an malam hari sesudah isya untuk menandai bahwa pengantin sudah mampu membaca Al-Qur'an sekaligus mengumpulkan keluarga dan tetangga; kajian UIN Antasari mencatat acara ini hanya ada di kampung-kampung di Kalimantan Selatan. Halaman ini tidak menafsirkan makna keagamaannya.
Piduduk menyertai hajatan agar acara lancar. Di kampung-kampung, kajian itu mencatat wujudnya kelapa, gula merah, dan beras ketan yang dimasak menjadi hidangan untuk hadirin batamat, sementara di desa lain berisi bubur putih, bubur habang, dan kopi. Sebagian keluarga sudah tidak menyiapkannya sama sekali.
Bagaimana hari pernikahannya berjalan?
Hari pernikahan Banjar mengikuti pola: maarak pengantin, akad, aruh, bausung, lalu batatai. Urutannya bisa bergeser di keluarga yang menggelar aruh di gedung.
Maarak pengantin. Mempelai pria diarak ke rumah mempelai wanita dengan kesenian seperti sinoman hadrah sambil melantunkan shalawat.
Akad nikah. Ijab oleh wali, kabul oleh mempelai pria, disaksikan dua saksi. Ketentuan hukum dan pencatatannya tidak dibahas di sini; ikuti arahan KUA setempat.
Aruh. Pesta yang mengumpulkan keluarga jauh, tetangga, dan warga sekitar tergantung kemampuan tuan rumah. Dahulu mempelai pria baru datang pukul 13.00 untuk disandingkan di depan rumah; sekarang banyak yang bersanding mulai sekitar pukul 09.00 di gedung (UIN Antasari, 2024).
Bausung. Pengantin diusung di atas bahu supaya tidak menginjak tanah, dan dianggap "Raja dan Ratu Sahari" (raja dan ratu satu hari). Menurut skripsi di Universitas Riau, satu orang mengusung mempelai pria dan satu lagi mempelai wanita, dari pintu rumah ke tempat mandi atau ke pelaminan, dan pengusungnya harus kuat serta pandai bersilat atau menari. Dahulu bausung terutama dilakukan keluarga berada karena biayanya lebih besar. Karena ini prosesi mengangkat orang, siapkan pengusung berpengalaman dan jalur yang rata dengan tetua atau vendor yang biasa menanganinya, bukan dadakan di hari H.
Batatai. Mempelai duduk berdampingan di pelaminan.
Kapan mandi-mandi, dan apakah wajib?
Mandi-mandi (badudus, bapapai) adalah mandi pengantin yang hanya dilakukan kelompok tertentu di Kalimantan. Sumber tidak seragam soal posisinya: RRI Banjarmasin menempatkannya sebagai pembersihan sebelum akad, sedangkan skripsi Universitas Riau menggambarkan bausung menuju tempat mandi-mandi pada hari pernikahan. Karena itu jangan memasukkannya ke undangan sebagai acara terbuka sebelum tetua keluargamu memastikan kapan dan di mana ia digelar.
Apa itu pengantin sujud (bailangan), dan kenapa perlu dituliskan?
Pengantin sujud atau bailangan adalah kunjungan pengantin ke rumah keluarga pria setelah aruh, pada hari kedua atau ketiga, diikuti keluarga dekat mempelai wanita supaya keluarga dan tetangga pria mengenal sang istri; mertua juga bisa mengajak anak dan menantunya berkunjung ke saudara-saudara lain (UIN Antasari, 2024). Kajian itu menyarankan mempelai wanita menanyakan kebiasaan keluarga pria sebelum bailangan supaya tidak berbeda jauh.
Di malam hari ada juga bajajagaan: kerabat dan teman begadang dengan hiburan seperti syair, madihin, dan lamut. Acara ini dikenal di Kalimantan Selatan dan biasanya tidak perlu masuk undangan.
Contoh rundown hari pernikahan
Kerangka untuk hari akad sampai batatai. Ganti jam dan buang baris yang tidak kamu jalankan.
08.00 WITA - Maarak pengantin, rombongan mempelai pria tiba
08.30 WITA - Akad nikah
09.30 WITA - Ramah tamah keluarga inti
10.00 WITA - Bausung, kedua mempelai diusung menuju pelaminan
10.30 WITA - Batatai, mempelai bersanding di pelaminan
11.00 WITA - Aruh/resepsi, tamu mulai berdatangan
Kerangka resepsi yang lebih rinci ada di rundown acara resepsi pernikahan, dan susunan akad umum di susunan acara akad nikah. Pola jam ada di jam berapa akad nikah dan resepsi.
Bagaimana menulis rangkaian adat Banjar di undangan digital?
Akad dan aruh kadang digelar di hari berbeda, dan sebagian acara (bailangan) hanya untuk keluarga. Undangan satu halaman dengan satu tanggal dan satu alamat tidak cukup.
Di Undaku, satu undangan bisa memuat beberapa acara. Tiap acara punya judul, tanggal, jam, zona waktu, lokasi, tautan peta, keterangan sesi, dan dress code sendiri. Pilihan jenis acaranya mencakup akad, resepsi, lamaran, khitanan, aqiqah, wisuda, dan custom, sama di semua tema. Praktisnya, "Akad Nikah", "Bausung & Batatai", dan "Aruh" bisa kamu tulis sebagai acara terpisah dalam satu tautan, atau dipisah tanggalnya kalau keluargamu menggelarnya di hari berbeda.
Kalimantan Selatan berada di zona WITA, satu jam lebih cepat dari WIB. Tulis WITA di tiap acara, dan hati-hati kalau acaramu di luar Kalimantan Selatan: Kalimantan Tengah misalnya berada di WIB. Di Undaku, zona waktu dipilih per acara.
Siapa diundang ke acara yang mana?
| Acara | Siapa yang umumnya hadir |
|---|---|
| Badatang, bapapayuan, maatar jujuran | Keluarga inti dan tokoh adat |
| Bapingit, batimung, bapacar, mandi-mandi | Keluarga inti dan kerabat dekat |
| Akad nikah | Wali, saksi, penghulu, keluarga inti |
| Aruh, bausung, batatai | Keluarga besar, tetangga, teman, rekan kerja |
| Bailangan | Keluarga inti dua pihak |
Tulis di tiap baris acara siapa yang dituju (misalnya "khusus keluarga"). Cara mengatur daftar tamunya ada di cara mengelola daftar tamu undangan.
Contoh teks undangan dan pesan WhatsApp
Teks undangan yang memuat akad dan resepsi terpisah tanggal, tinggal kamu salin dan ganti isinya:
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang
Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami:
[Nama Mempelai Wanita]
putri dari Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]
dengan
[Nama Mempelai Pria]
putra dari Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]
AKAD NIKAH
[Hari], [tanggal] - pukul 08.30 WITA
[Nama masjid atau alamat]
RESEPSI
[Hari], [tanggal] - pukul 11.00 WITA sampai selesai
[Alamat]
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila
Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami.
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kami yang berbahagia,
[Nama Mempelai Pria] & [Nama Mempelai Wanita]
beserta keluarga besar
Pesan pengantar untuk kerabat yang diundang ke acara adat sebelum hari akad:
Assalamu'alaikum, [Nama].
Kami mengundang [Nama] sekeluarga pada acara maantar jujuran
[hari], [tanggal], pukul [jam] WITA di [alamat].
Acara ini khusus keluarga dan kerabat dekat.
Rangkaian lengkap acara ada di tautan ini: [tautan undangan]
Mohon doa restunya.
Balasan singkat kalau ada tamu yang bertanya kenapa akad dan resepsinya beda tanggal:
Akad dan resepsi kami memang di tanggal berbeda, [Nama].
Semua jam dan lokasinya sudah kami tulis lengkap di tautan ini,
pakai zona waktu WITA karena acaranya di Kalimantan Selatan:
[tautan undangan]
Apa yang perlu diputuskan keluarga sebelum undangan dibuat?
- Aruh digelar di rumah atau gedung? Ini menentukan jam bersanding dan apakah bailangan masih dijalankan.
- Akad dan aruh satu hari atau terpisah? Sebagian keluarga menggelarnya di tanggal berbeda, kadang berbulan-bulan.
- Bausung dijalankan atau tidak, dan siapa pengusungnya.
- Acara adat keluarga mana yang ditulis di undangan, dan mana yang cukup lewat pesan pribadi.
- Batamat dan mandi-mandi: ada atau tidak, mengingat banyak keluarga sudah tidak menggelarnya.
Kalau satu acara dipadatkan setelah sempat diumumkan ke kerabat, jangan hanya menghapus barisnya. Tulis acara mana yang berubah, supaya tidak ada yang menunggu kabar yang tidak ada.
Apa yang dipakai mempelai dan tamu?
| Siapa | Yang umum dipakai |
|---|---|
| Mempelai pria | Busana adat Banjar lengkap dengan penutup kepala dan kain bermotif emas |
| Mempelai wanita | Busana adat dengan mahkota dan kain bersulam emas |
| Keluarga inti dan rombongan maarak | Pakaian adat atau seragam senada, sering memakai kain sasirangan |
| Tamu resepsi | Busana sopan tertutup; pakaian adat tidak perlu |
Sasirangan adalah kain khas Banjar dengan corak dari teknik ikat celup, sering dipakai keluarga sebagai identitas. Konsultasikan pilihan motif dengan perias dan keluarga sebelum ditulis di undangan. Pertimbangan seragam ada di seragam keluarga pernikahan, dan aturan berpakaian tamu di dress code kondangan.
Bagaimana kalau pasangan beda suku?
Pernikahan Banjar dengan pasangan dari luar Kalimantan Selatan membawa satu pertanyaan tambahan: bausung dan rangkaian menjelang akad tetap dijalankan penuh atau dipadatkan. Kajian UIN Antasari menyarankan pihak pria menanyakan adat di tempat calon mempelai wanita lebih dulu. Pola yang biasa dipakai ada di pernikahan beda suku. Untuk perbandingan dengan rangkaian adat lain yang berbasis banyak acara, lihat prosesi pernikahan adat Sasak dan prosesi pernikahan adat Bugis.
Tema undangan apa yang cocok untuk adat Banjar?
Undaku belum punya kategori tema khusus Banjar. Yang nuansanya paling dekat ada tiga:
| Kategori | Kenapa cocok |
|---|---|
| Islamic | Mayoritas pernikahan Banjar digelar secara Islam; nuansanya pas untuk akad |
| Melayu | Motif songket dan palet keemasannya berdekatan dengan busana adat Banjar |
| Luxury | Dominan emas dan gelap, cocok kalau aruh digelar besar dengan bausung dan batatai |
Yang lebih menentukan adalah apakah undanganmu bisa memuat beberapa acara dengan zona waktu WITA yang benar tanpa berantakan. Nuansa motif adat lain bisa kamu bandingkan di panduan undangan pernikahan adat.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa urutan pernikahan adat Banjar?
Basasuluh, batatakun, badatang, bapapayuan, maatar jujuran dan patalian, bapingit dengan batimung dan bapacar, akad nikah, aruh, bausung, batatai, lalu pengantin sujud. Kajian UIN Antasari mencatat 16 tahap, tetapi tidak semuanya dijalankan di tiap daerah.
Apa itu bausung pengantin?
Bausung adalah prosesi saat mempelai diusung di atas bahu oleh dua orang kuat yang biasanya pandai bersilat atau menari, supaya pengantin yang dianggap raja dan ratu sehari tidak menginjak tanah. Pastikan pengusung berpengalaman.
Apa bedanya jujuran dan mahar?
Di kajian dan liputan yang dirujuk, jujuran disebut sama dengan mahar yang disepakati di bapapayuan, tetapi sebagian keluarga membedakannya dari mahar dalam akad. Tanyakan ke tetua di keluargamu.
Apa itu bailangan?
Bailangan (pengantin sujud) adalah kunjungan pengantin dan keluarga dekat mempelai wanita ke rumah keluarga pria pada hari kedua atau ketiga setelah aruh. Tradisi ini masih ada, kecuali kalau aruh digelar di gedung.
Apa itu aruh?
Aruh adalah pesta pernikahan yang mengumpulkan keluarga, tetangga, dan warga. Sekarang banyak keluarga menggelarnya di gedung dengan mempelai bersanding mulai sekitar pukul 09.00.
Apakah batamat dan piduduk wajib?
Tidak. Kajian lapangan mencatat keduanya sudah tidak ada di sebagian desa. Keputusan ada pada keluarga.
Susun rangkaian adat Banjar-mu di satu tautan
Rangkaian Banjar sering lebih dari satu acara, kadang dengan akad dan resepsi di tanggal berbeda, semuanya berjalan di WITA. Di Undaku kamu bisa menuliskan semuanya di satu undangan digital — tiap acara dengan jam, zona waktu, lokasi, dan petanya sendiri — lalu membagikan satu tautan yang sama ke semua tamu. Mulai buat undangannya di Undaku, gratis untuk dicoba sebelum kamu putuskan.