Prosesi Pernikahan Adat Bugis: Urutan Acara & Istilahnya
Jumat, 11 September 2026 · Diperbarui Jumat, 2 Oktober 2026
Prosesi pernikahan adat Bugis berjalan dari mammanu'-manu' (penjajakan), madduta (lamaran), mappettu ada (kesepakatan tanggal, uang belanja, dan sompa), mappacci di malam sebelum akad, mappenre botting dan akad di hari H, sampai marola (kunjungan balasan). Sumber membaginya antara 7 sampai 13 tahap; yang berlaku untukmu tetap versi tetua keluarga.

Catatan: adat Bugis berbeda-beda menurut daerah (Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Luwu, sampai keluarga perantauan punya kebiasaan yang tidak sama persis), dan tiap keluarga punya versinya sendiri. Anggap tulisan ini gambaran umum, bukan patokan mutlak. Untuk acara kamu sendiri, yang menentukan tetap tokoh adat dan tetua keluarga yang memimpin.
Apa saja tahap prosesi pernikahan adat Bugis, dan siapa yang hadir?
Ada sembilan tahap yang paling konsisten muncul di sumber-sumber budaya, dan hanya tiga di antaranya yang dilihat tamu undangan umum. Tabel ini memetakan tahapnya sekaligus siapa yang biasanya hadir, jadi kamu bisa langsung memutuskan mana yang masuk undangan.
| # | Tahap | Kapan | Siapa yang hadir | Masuk undangan umum? |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mammanu'-manu' (mappese'-pese') | Berbulan sampai berminggu sebelum hari H | Utusan keluarga pria, keluarga wanita | Tidak |
| 2 | Madduta (massuro) | Setelah penjajakan diterima | Rombongan utusan dan keluarga inti | Tidak |
| 3 | Mappettu ada | Setelah lamaran diterima | Keluarga besar dua pihak, dipimpin orang tua | Tidak |
| 4 | Mappenre dui (mengantar uang belanja) | Sesuai kesepakatan mappettu ada | Perwakilan keluarga pria | Tidak |
| 5 | Mappasau botting, cemme passili | Beberapa hari sampai H-1 | Calon pengantin dan perias | Tidak |
| 6 | Mappacci | Malam H-1 | Kerabat dan tokoh yang dituakan | Tidak (khusus keluarga) |
| 7 | Mappenre botting, madduppa, akad | Hari H | Rombongan pria, keluarga wanita, penghulu, saksi | Sebagian (akad) |
| 8 | Mappasikarawa, mappatudang botting, resepsi | Hari H atau hari berikutnya | Keluarga dan tamu | Ya (resepsi) |
| 9 | Marola (mapparola) | Sehari sampai beberapa hari setelah akad | Keluarga mempelai pria dan kerabatnya | Sesuai pilihan keluarga |
Tahap 1 sampai 6 murni urusan keluarga. Yang harus tertulis jelas di undanganmu hanya baris 7 sampai 9.
Apa bedanya istilah Bugis dengan istilah Makassar?
Banyak tulisan menyatukan keduanya jadi "adat Bugis-Makassar", padahal nama ritualnya sering berbeda walau isinya mirip. Kalau keluargamu campuran Bugis dan Makassar, tabel ini yang paling sering menyelamatkan rapat keluarga.
| Tahap | Istilah Bugis | Istilah Makassar (umumnya) |
|---|---|---|
| Penjajakan diam-diam | Mammanu'-manu' / mappese'-pese' | A'jangang-jangang |
| Lamaran resmi | Madduta / massuro | Assuro / appa'battu kana |
| Kesepakatan tanggal, mahar, uang panai' | Mappettu ada | Appa'nassa |
| Mengantar uang panai' | Mappenre dui | Appanai leko caddi |
| Perawatan calon pengantin | Mappasau botting | Appassili |
| Malam pacar sebelum akad | Mappacci | Korontigi |
| Mengantar mempelai pria ke rumah mempelai wanita | Mappenre botting | Simorong |
| Sentuhan pertama setelah akad | Mappasikarawa | Appabajikang |
| Kunjungan balasan ke rumah mempelai pria | Marola / mapparola | Nilekka |
Padanannya tidak selalu satu lawan satu: beberapa keluarga memakai istilah Bugis untuk acara yang digelar secara Makassar, dan sebaliknya. Kalau dua keluargamu memang beda suku, cara menuliskan keduanya di satu undangan dibahas di panduan pernikahan beda suku.
Apa yang disepakati di mappettu ada?
Mappettu ada menyepakati tiga hal sekaligus: tanra esso (penentuan hari), balanca atau dui' menre' (uang belanja untuk pesta), dan sompa (mas kawin). Menurut ringkasan prosesi di portal Budaya Indonesia, rombongan yang datang terdiri dari laki-laki dan perempuan berpakaian adat dan dipimpin orang tua.
Artinya, tanggal yang kamu cetak di undangan lahir di sini. Jangan membuat undangan sebelum tahap ini selesai, apalagi kalau uang belanja masih ditawar.
Apa beda uang panai' dan mahar?
Mahar (sompa, kadang disebut sunrang) adalah syarat agama dan menjadi milik mempelai wanita, sedangkan uang panai' atau dui' menre' adalah adat untuk membiayai pesta. Penjelasan ini sejalan dengan liputan detik Sulsel (4 Juni 2022) yang menyebut mahar sebagai milik istri dan panai' sebagai pembiayaan acara.
| Mahar (sompa / sunrang) | Uang panai' (dui' menre') | |
|---|---|---|
| Sifatnya | Syarat agama, disebut saat ijab kabul | Adat Bugis-Makassar, untuk biaya pesta |
| Penerima | Mempelai wanita, jadi miliknya | Keluarga wanita, dipakai menggelar acara |
| Penentu besaran | Kesepakatan dua keluarga | Umumnya keluarga wanita, dengan tawar-menawar lewat mammanu'-manu' dan mappettu ada |
| Disepakati kapan | Mappettu ada | Mappettu ada |
| Ditulis di undangan? | Tidak | Tidak |
Soal angka: Kompas (22 Januari 2022) menyebut uang panai' bisa "puluhan hingga ratusan juta rupiah", dan faktor penentunya antara lain tingkat pendidikan, strata sosial, kekayaan, gelar kebangsawanan, dan ketokohan calon mempelai wanita. Itu rentang pemberitaan, bukan tarif; angka di keluargamu ditentukan musyawarah. Studi di Parepare yang dimuat Jurnal Diktum STAIN Parepare (2011) mencatat uang belanja ini diperlakukan sebagai kewajiban adat dan bisa membuat pernikahan tertunda kalau tidak disepakati. Penjelasan mahar secara umum ada di panduan mahar pernikahan.
Apa yang terjadi sebelum hari H, dari mammanu'-manu' sampai mappenre dui?
Babak ini panjang tapi tamu undangan tidak terlibat sama sekali. Yang penting buat kamu: jangan mengunci tanggal sebelum mappettu ada selesai.
- Mammanu'-manu' — utusan pihak pria menjajaki secara tidak resmi, memakai bahasa kiasan, untuk memastikan gadis yang dituju belum terikat. Tujuannya menghindari penolakan di depan umum.
- Madduta (massuro) — lamaran resmi. Keluarga pria mengirim utusan yang bicara mewakili, dengan hati-hati supaya keluarga wanita tidak tersinggung.
- Mappettu ada — tiga kesepakatan di atas: hari, uang belanja, sompa.
- Mappenre dui — mengantar uang belanja yang sudah disepakati ke rumah mempelai wanita. Di sebagian keluarga tahap ini digabung ke acara lain supaya rangkaiannya tidak terlalu panjang.
- Mappasau botting dan cemme passili — perawatan dan mandi adat menjelang hari H. Sumber tidak seragam: sebagian menganggap cemme passili dan mappasili satu acara, sebagian membedakannya. Ikuti yang dipakai keluargamu.
Barang antaran di tahap-tahap ini sering tertukar namanya dengan seserahan gaya umum. Bedanya diurai di panduan seserahan dan hantaran.
Bagaimana jalannya mappacci?
Mappacci (korontigi dalam adat Makassar) digelar malam sebelum akad, di rumah masing-masing mempelai. Nama acaranya dari kata paccing yang berarti bersih: calon pengantin dibersihkan dari hal-hal yang dapat menghambat pernikahan, simbolnya daun pacci (pacar) yang dihaluskan. RRI Makassar mencatat dahulu kalangan bangsawan menggelarnya tiga malam berturut-turut, sekarang cukup satu malam, dan sore harinya ada mallekkapacci, yaitu pengambilan daun pacci.
Perlengkapan yang disebut di berbagai kajian, dan makna yang umum dikaitkan padanya:
| Perlengkapan | Makna yang umum disebut |
|---|---|
| Bantal | Kehormatan |
| Sarung sutra bersusun (sering disebut tujuh lembar) | Penutup tubuh dan penjaga martabat; tujuh dikaitkan dengan tujuh hari dalam seminggu |
| Daun pisang | Keturunan yang berkesinambungan |
| Daun nangka (panasa) | Cita-cita |
| Lilin | Penerang |
| Beras | Rezeki dan keberkahan |
| Daun pacci | Kebersihan lahir dan batin |
Makna di tabel ini ringkasan kajian budaya, bukan aturan, dan tiap keluarga bisa menjelaskannya sedikit berbeda. Sebuah kajian di Jurnal JIME (UIN Mataram) juga mencatat mappacci sering dirangkai dengan mandi pengantin, khatam Al-Qur'an (mappanre temme), dan barzanji.
Jalannya di malam hari: calon pengantin duduk dengan busana adat, lalu tamu yang dituakan dipanggil satu per satu untuk mengoleskan pacci ke telapak tangan dan menyampaikan doa. Jumlah penabur berbeda menurut daerah dan strata keluarga, jadi jangan menyalin angka dari keluarga lain.
Dua catatan praktis. Pertama, mappacci itu acara keluarga dan kerabat dekat, bukan acara terbuka — jangan sebar linknya ke daftar tamu resepsi. Kedua, karena digelar malam H-1, acara ini paling sering bentrok dengan kedatangan tamu luar kota. Atur ekspektasinya sejak awal lewat cara di undangan untuk tamu luar kota.
Apa isi hari H: mappenre botting, madduppa, akad, mappasikarawa?
Ini bagian yang dilihat tamu, dan yang harus paling jelas di undanganmu.
| Urutan | Nama | Isinya |
|---|---|---|
| 1 | Mappenre botting (simorong) | Mempelai pria berangkat bersama pengiring yang membawa erang-erang (antaran) ke rumah atau gedung pihak wanita |
| 2 | Madduppa botting | Penyambutan oleh pihak wanita; di banyak keluarga disertai menabur beras ke arah rombongan sebagai doa kesuburan dan kerukunan |
| 3 | Akad nikah (ijab kabul) | Inti sahnya pernikahan, dihadiri wali, saksi, dan penghulu |
| 4 | Mappasikarawa (appabajikang) | Sentuhan pertama mempelai pria kepada mempelai wanita, dituntun orang yang dituakan |
| 5 | Mappatudang botting | Pengantin dinaikkan ke pelaminan |
| 6 | Marellau dampeng | Sungkem dan memohon restu kepada orang tua kedua pihak |
| 7 | Resepsi | Penerimaan tamu, di hari yang sama atau hari berikutnya |
Yang paling sering bikin tamu salah jam adalah nomor 1. Mappenre botting punya jam berangkat sendiri yang sering jauh lebih pagi daripada jam tamu diminta datang. Tulis dua jam itu terpisah di undangan. Pola jamnya ada di panduan jam akad dan resepsi, dan susunan akadnya di susunan acara akad nikah.
Satu detail yang menunjukkan betapa lokalnya adat ini: bagian tubuh yang disentuh saat mappasikarawa berbeda antar daerah. Penelitian Universitas Negeri Makassar di Kecamatan Pitumpanua, Wajo, mencatat sentuhan di antara ibu jari, jabat tangan, pangkal lengan, hidung, leher, dada, telinga, sampai perut, dan sebagian orang sengaja menghindari bagian tertentu (eprints UNM). Ringkasan di Budaya Indonesia justru menyebut ubun-ubun atau leher belakang. Karena itu, serahkan tuntunannya pada orang yang dituakan dari keluargamu sendiri.
Apa itu marola, dan apa bedanya dengan ngunduh mantu?
Marola (mapparola, atau nilekka di adat Makassar) adalah kunjungan balasan: mempelai wanita diantar ke rumah keluarga mempelai pria pada hari yang disepakati, umumnya sehari sampai beberapa hari setelah akad. Di banyak keluarga, di sinilah pihak pria menggelar penerimaan tamunya sendiri.
Posisinya mirip ngunduh mantu di adat Jawa, tapi istilah, perlengkapan, dan urutannya berasal dari tradisi yang berbeda. Cara menuliskan dua acara di dua rumah dalam satu undangan bisa kamu tiru dari pola ngunduh mantu itu.
Sebagian keluarga menambahkan massita beseng (pertemuan dua besan) atau ziarah ke makam leluhur. Keduanya opsional.
Contoh rundown dua hari yang tinggal disesuaikan
Dua pola di bawah ini yang paling sering dipakai sekarang. Ambil satu, ganti jam dan tempatnya.
Pola A — akad dan resepsi di hari yang sama
| Waktu | Acara | Di mana |
|---|---|---|
| H-1, 19.30 | Mappacci | Rumah masing-masing mempelai |
| Hari H, 07.00 | Mappenre botting berangkat | Rumah mempelai pria |
| Hari H, 08.00 | Madduppa botting | Gedung / rumah mempelai wanita |
| Hari H, 08.30 | Akad nikah | Sama |
| Hari H, 09.30 | Mappasikarawa & marellau dampeng | Sama |
| Hari H, 11.00–14.00 | Resepsi (tamu datang) | Sama |
| H+1, 11.00–14.00 | Marola | Rumah mempelai pria |
Pola B — akad pagi, resepsi hari berikutnya
| Waktu | Acara | Di mana |
|---|---|---|
| H-1, 19.30 | Mappacci | Rumah masing-masing mempelai |
| Hari H, 08.00 | Mappenre botting & akad nikah | Rumah mempelai wanita |
| Hari H, 10.00 | Mappasikarawa & marellau dampeng | Sama |
| H+1, 11.00–15.00 | Resepsi (tamu datang) | Gedung |
| H+2, 11.00–14.00 | Marola | Rumah mempelai pria |
Untuk menyusun urutan di dalam resepsinya sendiri, pakai kerangka di rundown acara resepsi.
Bagaimana menulis rangkaian adat Bugis di undangan digital?
Masalahnya bukan desain, tapi istilah. Tamu di luar lingkaran keluarga sering tidak tahu mappenre botting itu apa — dan kalau tidak dijelaskan, mereka salah datang atau tidak datang sama sekali.
Aturan praktisnya: tulis nama adatnya, lalu beri terjemahan pendeknya dalam kurung. Jangan hanya salah satu.
Susunan acara untuk undangan:
Rangkaian Acara
Mappacci (malam pacar)
Jumat, 13 November 2026 — 19.30 WITA
Kediaman mempelai wanita
Khusus keluarga
Akad Nikah
Sabtu, 14 November 2026 — 08.30 WITA
Kediaman mempelai wanita
Resepsi
Sabtu, 14 November 2026 — 11.00–14.00 WITA
Gedung Serbaguna ...
Marola (kunjungan ke kediaman mempelai pria)
Minggu, 15 November 2026 — 11.00–14.00 WITA
Kediaman mempelai pria
Pesan WhatsApp saat menyebar undangan:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Bapak/Ibu yang kami hormati,
Dengan hormat kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir di resepsi pernikahan kami.
Rangkaian adatnya kami tulis lengkap di tautan berikut, termasuk jam dan lokasi tiap acara.
[link undangan]
Kehadiran dan doa Bapak/Ibu sangat berarti bagi kami.
Pesan untuk tamu yang hanya diundang ke marola:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Om/Tante yang kami hormati,
Akad kami digelar di kediaman keluarga mempelai wanita pada 14 November.
Untuk Om/Tante, kami mengundang secara khusus ke acara marola di kediaman kami pada 15 November, pukul 11.00 WITA.
Detail lokasi dan peta ada di tautan ini: [link undangan]
Kalimat penjelas kalau tamu bertanya soal jam berangkat rombongan:
Rombongan mempelai pria berangkat pukul 07.00 WITA.
Untuk tamu undangan, kami persilakan hadir mulai pukul 11.00 WITA saat resepsi.
Satu tautan yang memuat semua rangkaian ini lebih aman daripada mengirim jadwal berbeda-beda per orang — kekeliruan jam paling sering lahir dari pesan yang di-forward setengah.
Apa yang dipakai mempelai dan tamu?
Busana adatnya punya nama sendiri, dan tamu sering menyangka mereka harus memakainya juga.
- Baju bodo — busana perempuan berbentuk lengan pendek melebar, bahan tipis, dipadukan dengan sarung sutra. Warnanya secara tradisional menandai usia atau status pemakainya, walau sekarang banyak keluarga memilih warna berdasarkan tema acara.
- Lipa' sabbe — sarung sutra bermotif kotak, dipakai perempuan maupun laki-laki.
- Jas tutu' dan songkok recca' — setelan dan penutup kepala untuk laki-laki.
Untuk tamu, busana sopan tertutup sudah cukup. Yang perlu kamu tulis di undangan hanya kalau ada permintaan khusus, misalnya keluarga besar diminta memakai lipa' sabbe dengan warna tertentu. Cara menuliskannya supaya tidak ambigu ada di panduan dress code kondangan.
Mana yang boleh dipadatkan kalau acaranya dibuat ringkas?
Mappacci paling jarang dilewati, sedangkan penjajakan dan mappenre dui paling sering digabung. Pola yang umum kamu temui:
- Tahap penjajakan digabung. Mammanu'-manu' dan madduta dijadikan satu kunjungan, terutama kalau kedua keluarga sudah saling kenal.
- Mappenre dui digabung ke mappettu ada. Menghemat satu hari acara dan satu kali mobilisasi rombongan.
- Mappacci tetap dipertahankan. Nilainya melekat ke keluarga dan biayanya relatif kecil.
- Marola dipangkas jadi kunjungan keluarga. Tanpa penerimaan tamu terbuka, kalau dua rumah terlalu jauh.
- Keluarga di kota berbeda. Sebagian keluarga menggelar akad di kota mempelai wanita dan resepsi kedua di kota mempelai pria, dengan jarak beberapa minggu.
Yang perlu kamu sepakati lebih dulu adalah acara mana yang terbuka untuk tamu undangan. Setelah itu barulah undangannya dibuat — bukan sebaliknya.
Tema undangan apa yang cocok untuk pernikahan adat Bugis?
Undaku belum punya kategori tema khusus Bugis. Yang paling dekat dan sering dipilih pasangan Sulawesi Selatan ada tiga:
| Kategori | Kenapa cocok |
|---|---|
| Islamic | Mayoritas pernikahan Bugis digelar secara Islam, dan nuansanya pas untuk acara akad nikah |
| Luxury | Dominan emas dan gelap, paling dekat dengan nuansa songket dan lipa' sabbe |
| Melayu | Motif dan palet keemasannya bertetangga dengan estetika Sulawesi Selatan |
Yang lebih menentukan sebenarnya bukan kategorinya, tapi apakah undanganmu bisa memuat empat acara di tiga lokasi berbeda tanpa jadi berantakan. Nuansa motif adat lain bisa kamu bandingkan di panduan undangan pernikahan adat.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu mappacci dan wajibkah?
Mappacci adalah upacara malam H-1 yang memakai daun pacci sebagai simbol kebersihan lahir dan batin calon pengantin. Ia bukan syarat sah pernikahan, tapi termasuk tahap yang paling sering dipertahankan walau rangkaian lain dipangkas.
Berapa tahap sebenarnya prosesi pernikahan adat Bugis?
Tidak ada angka tunggal. Sumber populer membaginya antara 7 sampai 13 tahap, tergantung tahap mana yang dianggap inti dan mana persiapan. Yang berlaku untuk acaramu adalah versi tetua yang memimpin.
Apa arti mappenre botting?
Mappenre botting berarti mengantar pengantin pria ke rumah pengantin wanita, diiringi rombongan yang membawa antaran. Di adat Makassar padanannya disebut simorong.
Uang panai' sama dengan mahar?
Tidak. Mahar adalah syarat agama dan milik mempelai wanita, sedangkan uang panai' adalah adat untuk membiayai pesta. Keduanya disepakati di pertemuan yang sama, tapi tidak sama.
Tamu umum diundang ke mappacci?
Umumnya tidak. Mappacci untuk keluarga dan kerabat dekat. Di undangan digital, tulis "khusus keluarga" di baris acaranya.
Kalau pasangan beda suku, adat siapa yang dipakai?
Keduanya bisa dipakai bergantian di hari berbeda, atau salah satu dipilih sebagai acara utama. Sepakati sebelum undangan dibuat, karena menyangkut jumlah acara dan siapa diundang ke mana.
Susun rangkaian adat Bugis-mu di satu tautan
Rangkaian Bugis hampir selalu lebih dari satu acara, di lebih dari satu tempat, kadang di lebih dari satu hari. Di Undaku kamu bisa menuliskan semuanya di satu undangan digital — tiap acara dengan jam, lokasi, dan petanya sendiri — lalu membagikan satu tautan yang sama ke semua tamu. Mulai buat undangannya di Undaku, gratis untuk dicoba sebelum kamu putuskan.