Prosesi Pernikahan Adat Sasak: Merariq sampai Nyongkolan
Sabtu, 12 September 2026 · Diperbarui Jumat, 2 Oktober 2026
Prosesi pernikahan adat Sasak berjalan dari midang (kunjungan malam), merariq (calon pengantin wanita dibawa atas kesepakatan), sejati dan selabar (kabar resmi), bait wali, akad nikah, sorong serah aji krame, nyongkolan, sampai bales ones nae. Dua acara adat terbesarnya, sorong serah dan nyongkolan, justru digelar setelah akad.

Apa saja urutan prosesi pernikahan adat Sasak?
Tabel ini disusun dari penelitian lapangan di Desa Teruwai, Pujut, Lombok Tengah (Ainiyah dan Aryani, prosiding UIN Sunan Ampel Surabaya, 2023). Nama dan urutan di desa lain bisa berbeda.
| No | Tahap | Isinya |
|---|---|---|
| 1 | Midang | Pria berkunjung ke rumah gadis pada malam hari |
| 2 | Merariq | Calon pengantin wanita dibawa ke pihak pria atas kesepakatan |
| 3 | Mangan merangkat | Makan bersama menyambut calon pengantin di rumah pria |
| 4 | Selabaran | Kabar resmi ke keluarga wanita |
| 5 | Bait wali | Utusan menemui wali untuk menikahkan |
| 6 | Bekawin (betikah) | Akad nikah di rumah pria |
| 7 | Roah | Syukuran tiga hari: ngolem, bejait, inggas |
| 8 | Sorong serah aji krame | Serah terima adat, inti acara adat |
| 9 | Nyongkolan | Pengantin diarak ke rumah wanita |
| 10 | Bales ones nae | Kunjungan balasan keluarga pria |
Detik Bali meringkasnya menjadi lima tahap: merarik, sejati selabar, nuntut wali, sorong serah aji krame, dan mbale ones nae. Jadi perbedaan jumlah tahap di berbagai tulisan hanya soal ringkas atau rincinya pembagian.
Bagaimana aturan midang?
Midang adalah kunjungan pria ke rumah gadis yang ia sukai untuk menyatakan niat serius. Menurut studi Teruwai, gadis ditemani ibu atau saudara perempuan saat menerima tamu. Ada jam yang ditaati: pria hanya boleh berkunjung setelah isya sampai pukul 22.00 WITA, karena di luar jam itu gadis masih membantu pekerjaan rumah. Kalau pria masih ada di rumah itu lewat pukul 22.00 WITA, ayah si gadis boleh mengusirnya karena melanggar adat.
Aturan midang disebut awig-awig, yaitu aturan adat hasil kesepakatan warga. Contohnya, duduk tidak boleh berdekatan dengan gadis yang dipinang dan pertemuan tidak boleh dilakukan di tempat sepi. Midang tidak masuk undangan; ia tahap perkenalan, bukan acara.
Apa itu merariq, dan apa aturannya?
Merariq adalah tahap ketika calon pengantin wanita dibawa dari rumahnya ke pihak keluarga pria sebelum pernikahan. Wikipedia menegaskan bahwa ini meniru penculikan secara simbolis tetapi berlangsung atas kesepakatan, dan memperingatkan bahwa praktiknya kadang disalahgunakan sebagai alasan penculikan sungguhan yang tanpa persetujuan.
Studi Teruwai mencatat syarat yang membedakan merariq adat dari penyalahgunaan itu:
- si gadis benar-benar bersedia menikah dan pernah ada janji,
- dilakukan malam hari, setelah magrib sampai pukul 23.00 WITA; melakukannya siang hari dianggap menghina dan bisa didenda adat,
- dilakukan dengan sopan, tanpa paksaan atau kekerasan,
- harus ada perempuan dari pihak pria (saudara atau kerabat) yang menemani si gadis, untuk menghindari fitnah.
Soal asal-usulnya, Detik Bali menulis ada dua teori: tradisi asli Sasak, atau pengaruh budaya Bali pada masa kerajaan Bali berkuasa di Lombok. Para penulis studi Teruwai menilai dari sisi hukum Islam bahwa rukun nikah (wali, dua saksi, ijab kabul) tetap harus terpenuhi; merariq tidak menggantikannya. Sisi hukum dan perdebatan sosial di sekitarnya tidak dibahas di sini. Tanyakan ke tokoh adat, aparat desa, dan KUA.
Tidak semua keluarga hari ini menjalankan merariq. Pasangan dari kota atau yang orang tuanya sudah saling kenal sering memilih meminang langsung.
Apa itu mangan merangkat?
Begitu calon pengantin wanita tiba di rumah pria, keluarga mengadakan mangan merangkat, makan bersama untuk menyambutnya. Tetangga dan kerabat berdatangan membawa keperluan tanpa diminta: beras, ayam jantan, telur, piring, dan sebagainya. Ini bagian dari budaya gotong royong yang membuat calon mempelai disambut sebagai anggota baru dusun.
Apa bedanya sejati dan selabar?
Keduanya kabar resmi, tetapi untuk pihak yang berbeda.
| Sejati | Selabar | |
|---|---|---|
| Kepada siapa | Aparat dusun atau desa | Orang tua dan keluarga wanita |
| Isinya | Calon pengantin wanita ada di pihak pria dan dalam keadaan aman | Memberi tahu peristiwa merariq dan membuka pembicaraan adat |
| Siapa yang datang | Utusan keluarga pria | Dua pria berpakaian adat, sering dipimpin kepala dusun atau tokoh adat |
| Urutan | Lebih dulu | Menyusul |
Menurut jurnal Al-Wasilah (UIN Mataram, 2026), calon pengantin wanita menunggu di rumah persembunyian (bale penyeboan), dan di selabar itulah keluarga wanita biasanya menyampaikan harapan dengan kiasan, bukan angka langsung. Perundingan bisa berhari-hari. Setelahnya, orang tua wanita diharapkan segera menetapkan waktu akad, paling lambat tiga hari menurut studi Teruwai.
Apa bedanya pisuke dengan mahar?
Pisuke bukan mahar. Al-Wasilah menggambarkan pisuke sebagai pemberian adat dari keluarga pria kepada keluarga wanita, sedangkan mahar hak mempelai wanita menurut syariat.
| Mahar | Pisuke | |
|---|---|---|
| Dasar | Ketentuan agama | Adat Sasak |
| Penerima | Mempelai wanita | Keluarga atau orang tua wanita |
| Fungsi | Hak mempelai | Penggenti lempot (penghargaan atas jasa orang tua) dan uang begawe (sumbangan biaya pesta) |
Besarnya ditentukan musyawarah dan berbeda antar keluarga. Jurnal itu menyebut filosofinya pisoloh, "sama-sama suka". Halaman ini tidak menulis angka, dan angka tidak masuk undangan. Penjelasan mahar umum ada di mahar pernikahan.
Seperti apa bait wali dan akad nikah?
Pada bait wali, utusan pihak pria menemui wali mempelai wanita untuk bermusyawarah soal menikahkan putrinya. Menurut kajian hukum Islam dalam studi Teruwai, wali termasuk rukun nikah yang harus terpenuhi. Studi Teruwai mencatat akad dilakukan di rumah mempelai pria. Susunan akad yang umum ada di susunan acara akad nikah, dan pilihan tempat di akad nikah di masjid.
Apa itu roah, dan kenapa tamu perlu tahu?
Roah adalah syukuran pernikahan yang berlangsung tiga hari di rumah kedua mempelai, sebelum sorong serah:
| Hari | Nama | Isinya |
|---|---|---|
| 1 | Ngolem | Remaja desa berkeliling menyampaikan undangan lisan kepada kerabat di desa lain |
| 2 | Bejait | Malam hari diisi serakalan (laki-laki) dan hiziban (perempuan); paginya tamu datang membawa beras atau gula dan dijamu |
| 3 | Inggas | Makan bersama (begibung) seluruh warga dan tamu yang menginap, dua orang per nare |
Ini bukti betapa pernikahan Sasak adalah pesta komunal. Kalau undangan digitalmu memakai satu tanggal saja, tamu kampung tidak tahu mereka diharapkan datang dua atau tiga hari berturut-turut.
Bagaimana jalannya sorong serah aji krame?
Menurut studi di Desa Jerowaru, Lombok Timur (STID Mustafa Ibrahim, 2024), sorong serah adalah penyerahan aji krame dan pisuke antara dua juru bicara adat:
- Penyolo membuka acara dengan bahasa halus dan meminta izin berbicara.
- Pembayun (juru bicara pihak pria) dan penemin (penerima dari pihak wanita) berdialog; pembayun dan pengikutnya mula-mula masuk dalam posisi duduk, berpakaian adat, seolah bertamu.
- Pembayun menyerahkan aji adat berupa uang tunai dan perangkat simbolis, lalu menutup acara dengan permohonan maaf.
Bahasanya tingkat tertinggi dalam bahasa Sasak (kajimeran), jadi tidak semua hadirin paham. Perangkat simboliknya antara lain olen (kain tenun), tampak lemah (perlengkapan pangan), pemuput atau pemegat (uang untuk saksi adat), sesirah (kain putih dan hitam yang diikat), salin dedeng (peralatan dapur dan kain), dan sedah lanjaran (pinang dan rokok khas). Nilai aji krame berbeda antar sumber, jadi jangan menyalin angka dari internet. Yang menentukan adalah pembayun dan tokoh adat di daerahmu.
Studi Teruwai menambahkan bahwa di sorong serah juga diselesaikan tagihan adat, terutama denda terhadap pihak pria bila ada pelanggaran adat sebelumnya. Acara ini bukan untuk tamu umum, jadi tandai sebagai acara keluarga.
Seperti apa nyongkolan, dan apa aturan terbarunya?
Nyongkolan adalah arak-arakan pengantin ke rumah orang tua mempelai wanita, diiringi keluarga pria dan masyarakat. Tujuannya menampakkan diri secara resmi di hadapan orang tua dan masyarakat sambil memohon maaf dan memberi hormat. Menurut UIN Malang, pengantin berjalan di depan, disusul keluarga dan tokoh masyarakat, dan perempuan membawa beberie (makanan atau seserahan) di kepala. Pakaiannya lambung untuk perempuan dan sapuk untuk laki-laki.
Musik pengiringnya gendang beleq, ansambel perkusi dengan gendang besar sebagai pusatnya (Wikipedia). Soal ketertiban, Inside Lombok memberitakan bahwa Pemda Lombok Timur menyerahkan Piagam Gendang Beleq pada 19 Desember 2024. Isinya antara lain:
- jarak iring-iringan maksimal 700 meter,
- maksimal dua variasi tabuhan,
- tabuhan dihentikan ketika terdengar azan,
- pemimpin grup berkoordinasi dengan kepolisian setempat,
- mengikuti Peraturan Daerah Provinsi NTB Nomor 6 Tahun 2021 tentang penggunaan jalan.
Berita itu mencatat ada 142 grup gendang beleq aktif di Lombok Timur. Aturannya berlaku di sana; daerah lain bisa berbeda. Konsekuensinya bagi undanganmu: tulis titik kumpul, jam berjalan, dan perkiraan jam tiba, bukan hanya alamat tujuan.
Apa itu bales ones nae?
Bales ones nae berarti "mengulang jejak kaki", kunjungan terakhir keluarga besar pria ke keluarga wanita, tanpa diikuti warga lain. Studi Teruwai menyebut kunjungan ini juga dipakai menyerahkan keperluan rumah tangga seperti pakaian dan peralatan dapur. Ini penutup rangkaian, dan fungsinya dekat dengan tradisi ngunduh mantu di Jawa, tetapi arah kunjungannya kebalikannya.
Contoh rundown untuk acara adat Sasak
Rangkaian Sasak jarang selesai dalam satu hari. Ini satu kemungkinan yang mengikuti urutan Teruwai, dengan semua jam dalam WITA. Geser sesuai kesepakatan.
| Hari | Jam | Acara | Tempat |
|---|---|---|---|
| 1 | 08.00 WITA | Akad nikah | Masjid atau rumah pria |
| 1 | 13.00 WITA | Ngolem: undangan lisan ke desa lain | Rumah keluarga |
| 2 | 09.00 WITA | Bejait: tamu datang dan dijamu | Rumah masing-masing mempelai |
| 2 | 19.30 WITA | Serakalan (laki-laki) dan hiziban (perempuan) | Rumah masing-masing mempelai |
| 3 | 09.00 WITA | Inggas: makan bersama (begibung) | Rumah keluarga |
| 3 | 13.00 WITA | Sorong serah aji krame | Rumah keluarga wanita |
| 3 | 15.30 WITA | Kumpul rombongan nyongkolan | Titik kumpul pihak pria |
| 3 | 16.00 WITA | Nyongkolan berjalan | Rute ke rumah wanita |
| 3 | 17.30 WITA | Penerimaan dan resepsi | Rumah keluarga wanita |
| 6 | 10.00 WITA | Bales ones nae | Rumah orang tua wanita |
Keluarga yang memadatkan rangkaian bisa menggabungkan hari-hari roah menjadi satu atau dua hari; ikuti kesepakatan tetua. Rundown resepsi yang lebih terinci ada di rundown acara resepsi pernikahan.
Bagaimana menuliskan acara adat Sasak di undangan digital?
Satu hal paling sering salah: jam. Lombok memakai WITA, satu jam lebih cepat dari WIB, dan banyak template memakai WIB sebagai bawaan. Di Undaku zona waktu dipilih per acara (WIB, WITA, atau WIT), jadi setel WITA di setiap acara Lombok. Tulis juga padanan WIB di pesan WhatsApp untuk tamu dari Jawa.
Empat hal lain yang perlu jelas:
- Pisahkan acara terbuka dan acara keluarga. Sorong serah masuk keterangan sesi "khusus keluarga".
- Untuk nyongkolan, tulis titik kumpul dan jam mulai berjalan. Sematkan peta titik kumpul; caranya ada di cara pasang lokasi Google Maps di undangan.
- Sebut hari-hari roah bila tamu kampung diharapkan hadir lebih dari sehari.
- Tulis dress code bila rombongan berpakaian adat.
Satu undangan bisa memuat banyak acara: judul, tanggal, jam, zona waktu, lokasi, tautan peta, keterangan sesi, dan dress code per acara. Jenis acara yang tersedia: akad, resepsi, lamaran, khitanan, aqiqah, wisuda, dan custom, sama di semua tema. Tulis "Nyongkolan" dan "Sorong Serah" sebagai acara custom. Tamu dari luar Lombok bisa dibantu dengan undangan pernikahan untuk tamu luar kota.
Contoh teks undangan dan pesan WhatsApp
Teks undangan untuk versi yang dipadatkan (akad, sorong serah, nyongkolan, resepsi), tinggal salin dan ganti isiannya:
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang
Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami:
[Nama Mempelai Wanita]
putri dari Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]
dengan
[Nama Mempelai Pria]
putra dari Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]
AKAD NIKAH
Sabtu, [tanggal] - pukul 08.00 WITA
[Nama masjid atau alamat]
SORONG SERAH AJI KRAMA (khusus keluarga)
Minggu, [tanggal] - pukul 13.00 WITA
[Alamat]
NYONGKOLAN
Minggu, [tanggal] - kumpul pukul 15.30 WITA, berjalan pukul 16.00 WITA
Titik kumpul: [alamat titik kumpul]
Menuju: [alamat tujuan]
RESEPSI
Minggu, [tanggal] - pukul 17.30 WITA sampai selesai
[Alamat]
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila
Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami.
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pesan singkat yang dikirim bersama tautan:
Assalamu'alaikum, [Nama].
Insya Allah kami menikah pada [tanggal].
Rangkaian acaranya ada di tautan ini, lengkap dengan jam dan petanya:
[tautan undangan]
Untuk nyongkolan, kami kumpul pukul 15.30 WITA di [titik kumpul].
Kehadiran [Nama] akan sangat berarti buat kami.
Pengumuman untuk grup keluarga yang ikut berjalan:
Mohon perhatian untuk keluarga dan rombongan nyongkolan.
Kumpul: [hari], [tanggal], pukul 15.30 WITA
Titik kumpul: [alamat titik kumpul] - peta ada di [tautan undangan]
Mulai berjalan: pukul 16.00 WITA
Tujuan: [alamat rumah keluarga mempelai wanita]
Pakaian: [sebutkan pakaian adat atau seragam keluarga].
Mohon hadir 15 menit lebih awal supaya rombongan berangkat tepat waktu.
Balasan untuk tamu yang menanyakan jam:
Semua jam di undangan kami memakai WITA ya, [Nama],
karena acaranya di Lombok.
Kalau [Nama] berangkat dari Jawa, WITA lebih cepat satu jam dari WIB.
Jadi akad pukul 08.00 WITA sama dengan pukul 07.00 WIB.
Rangkaian lengkapnya ada di [tautan undangan].
Kalau salah satu mempelai dari luar Lombok, bicarakan dulu apakah merariq tetap dijalankan; pola yang biasa ada di pernikahan beda suku. Untuk tampilan undangan, nuansa adat secara umum ada di panduan undangan pernikahan adat.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah merariq wajib dalam adat Sasak?
Tidak sebagai syarat sah pernikahan. Merariq adalah jalur adat, dan banyak keluarga, terutama di kota, memilih meminang langsung. Yang menentukan adalah kesepakatan dua keluarga dan tokoh adat.
Apa bedanya sejati dan selabar?
Sejati adalah pelaporan ke aparat dusun tentang keberadaan calon pengantin wanita, sedangkan selabar adalah kabar resmi ke keluarga wanita yang juga membuka perundingan adat. Sejati lebih dulu.
Sorong serah sebelum atau sesudah akad?
Sesudah akad. Studi Teruwai menempatkan sorong serah setelah akad dan roah, lalu disusul nyongkolan.
Apakah pisuke sama dengan mahar?
Tidak. Mahar adalah hak mempelai wanita menurut syariat, sedangkan pisuke adalah pemberian adat dari keluarga pria kepada keluarga wanita, yang dirundingkan saat selabar.
Apa itu roah?
Roah adalah syukuran pernikahan tiga hari: ngolem (mengundang), bejait (tamu datang dan dijamu), dan inggas (makan bersama). Tujuannya mengumumkan dan mensyukuri pernikahan bersama warga.
Apakah nyongkolan boleh dilewati?
Boleh. Nyongkolan adalah acara adat, bukan syarat sah. Kalau ditiadakan, tulis jelas di undangan supaya tamu tidak menunggu arak-arakan yang tidak ada.
Susun rangkaian adat Sasak-mu di satu tautan
Rangkaian Sasak hampir selalu terdiri dari beberapa acara, di beberapa tempat, selama beberapa hari, semuanya dalam WITA. Di Undaku kamu bisa menuliskan semuanya di satu undangan digital, tiap acara dengan jam, zona waktu, lokasi, dan petanya sendiri, lalu membagikan satu tautan ke semua tamu. Mulai buat undangannya di Undaku, gratis untuk dicoba sebelum kamu putuskan.