Seserahan & Hantaran Pernikahan: Isi, Jumlah, Cara Menata
Senin, 20 Juli 2026 · Diperbarui Rabu, 30 September 2026
Seserahan adalah barang bawaan dari pihak pria untuk mempelai wanita sebagai tanda pengikat dan kesungguhan; hantaran di banyak daerah dipakai untuk hal yang sama. Berbeda dengan mahar, seserahan adalah tradisi pelengkap, bukan kewajiban agama. Isi, jumlah nampan, dan waktunya berbeda tiap daerah dan keluarga, jadi disepakati dua keluarga.
Apa bedanya seserahan, hantaran, dan mahar?
Mahar adalah kewajiban dalam akad, sedangkan seserahan dan hantaran adalah tradisi pelengkap. Tiga istilah ini paling sering tertukar, jadi tabel ini membandingkannya.
| Istilah | Sifat | Isinya |
|---|---|---|
| Mahar (mas kawin) | Wajib, disebut saat akad | Uang, perhiasan, seperangkat alat salat, atau bentuk lain yang disepakati |
| Seserahan | Tradisi pelengkap, tidak wajib | Barang kebutuhan pribadi mempelai wanita |
| Hantaran | Di banyak tempat sama dengan seserahan; di sebagian daerah berarti makanan atau kue | Bergantung daerah |
Soal mahar, Wikipedia menyebut mahar dipandang sebagai harta, bukan sekadar simbol, dan penerimanya berhak menerima atau menolaknya (Wikipedia: Mahar). Itu berbeda dari seserahan, yang wujud dan jumlahnya diserahkan pada adat dan kesepakatan keluarga. Di adat Jawa, penyerahan barang bawaan ini disebut peningsetan atau srah-srahan, yaitu barang yang diserahkan sebagai tanda pengikat (Wikipedia: Pernikahan adat Jawa). Panduan mahar ada di tulisan terpisah: mahar pernikahan.
Apa saja isi seserahan yang umum?
Isi seserahan biasanya kebutuhan pribadi calon istri, dan yang paling sering muncul ada 10 kategori. Tabel berikut juga memuat kisaran harga pasar yang dilaporkan sejumlah media pada 2025. Angkanya perkiraan kasar untuk membuat pagu, bukan patokan, dan harga di tokomu bisa jauh berbeda.
| No | Nampan | Isi | Kisaran pasar (perkiraan) | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Perlengkapan ibadah | Mukena, sajadah, seperangkat alat salat | Rp300 ribu – Rp2,5 juta | Untuk yang muslim; sering di nampan pertama |
| 2 | Skincare | Pembersih, pelembap, serum, sunscreen | mulai sekitar Rp600 ribu | Cek merek yang dipakai calon istri |
| 3 | Kosmetik | Bedak, lipstik, set makeup harian | Rp400 ribu – Rp2 juta | Pilih warna sesuai selera |
| 4 | Perlengkapan mandi | Handuk, sabun, sampo | Rp150 ribu – Rp600 ribu | Bisa disatukan dengan skincare |
| 5 | Perlengkapan tidur | Sprei, selimut | Rp400 ribu – Rp1,2 juta | Cek ukuran kasur |
| 6 | Alas kaki dan tas | Sepatu, sandal, tas | sepatu mulai sekitar Rp250 ribu | Ukuran sepatu wajib dicek |
| 7 | Pakaian | Kebaya, gaun, atau bahan kain | Rp400 ribu – Rp1,5 juta | Konfirmasi ukuran |
| 8 | Buah | Buah segar tertata | Rp200 ribu – Rp400 ribu | Beli mendekati hari H |
| 9 | Makanan tradisional / kue | Jajanan pasar, cokelat, kue | Rp150 ribu – Rp450 ribu | Simbol manisnya hubungan |
| 10 | Perhiasan | Cincin, kalung, atau anting | mulai sekitar Rp3,5 juta | Opsional, sesuaikan budget |
Kategori bukan aturan. Sebagian keluarga cukup 5–7 nampan, sebagian sampai belasan, dan sebagian hanya menyerahkan uang. Tidak perlu memaksakan yang di luar kemampuan. Simpan tabel ini di HP dan centang saat barang sudah siap.
Berapa jumlah nampan seserahan, ganjil atau genap?
Tidak ada jumlah wajib, tetapi banyak keluarga memilih ganjil, misalnya 5, 7, 9, atau 11. Angka ganjil dianggap membawa makna baik di sebagian adat. Di sebagian daerah kebiasaannya berbeda, dan banyak keluarga tidak mempermasalahkan sama sekali.
Cara paling aman: tanyakan kebiasaan keluarga mempelai wanita sebelum menyiapkan, lalu sepakati jumlahnya bersama. Kalau tidak ada patokan, jumlahnya menyesuaikan budget dan isi. Untuk konteks adat tertentu, misalnya bagaimana peningsetan berjalan di rangkaian adat Jawa, lihat urutan prosesi pernikahan adat Jawa. Di adat Sunda, ada keluarga yang cukup menyerahkan uang dan jumlahnya disepakati saat lamaran; uraiannya ada di prosesi pernikahan adat Sunda.
Bagaimana cara mengemas dan menata hantaran?
Pakai wadah yang seragam dan warna yang senada, lalu rapikan isinya. Seserahan diserahkan di depan dua keluarga dan sering difoto, jadi tampilannya ikut dipikirkan.
- Wadah seragam. Nampan, kotak hias, atau keranjang dengan warna senada terlihat rapi dalam satu deretan.
- Selaraskan warna dengan tema pernikahan atau busana akad.
- Rapikan isi dengan kertas tisu, pita, atau bunga kecil. Barang kecil seperti skincare bisa ditata berdiri.
- Bungkus transparan (mika atau kaca) menjaga isi tetap terlihat dan terlindung dari debu.
- Buah dan kue paling akhir. Siapkan mendekati hari H supaya segar.
Menata sendiri lebih hemat dan bisa jadi kegiatan keluarga. Jasa hantaran lebih praktis, dan tarifnya biasanya dihitung per nampan menurut daerah dan kerumitan hiasan. Minta perkiraan harga sebelum memesan. Siapkan wadah dan hiasan beberapa hari sebelumnya.
Bagaimana cara memperkirakan budget seserahan?
Tentukan pagu total dulu, baru bagi ke tiap nampan. Dengan pagu, belanja tidak melebar karena tergoda barang bagus.
- Sepakati batas total dengan pasangan. Kisaran di tabel isi bisa dipakai sebagai patokan awal.
- Prioritaskan yang benar-benar dipakai. Skincare, tas, dan sepatu yang cocok lebih berguna daripada barang pajangan.
- Perhiasan opsional. Kalau budget terbatas, nampan perhiasan bisa dilewati atau diganti.
- Hitung jasa hantaran terpisah, dan tanyakan apakah wadah sudah termasuk.
- Sisakan cadangan untuk transportasi dan tambahan barang di menit terakhir.
Kalau anggaran pernikahan keseluruhan masih perlu dirapikan, lihat estimasi biaya pernikahan. Seserahan adalah simbol niat baik, bukan ajang pamer. Isi sederhana yang rapi dan sesuai kebutuhan calon istri lebih bermakna daripada memaksa di luar kemampuan.
Kapan seserahan diserahkan?
Waktunya bergantung adat dan kesepakatan: saat lamaran, beberapa hari sebelum akad, atau di hari akad. Tidak ada yang lebih benar; ikuti kebiasaan keluarga.
| Momen | Yang biasa terjadi | Yang perlu disiapkan |
|---|---|---|
| Saat lamaran | Seserahan jadi bagian prosesi lamaran | Tentukan urutannya di rundown, lihat susunan acara lamaran |
| Beberapa hari sebelum akad | Diantar oleh perwakilan keluarga pria | Konfirmasi alamat dan jam antar |
| Hari akad | Diserahkan berdekatan dengan prosesi akad | Beri waktu di susunan acara akad nikah |
Siapa yang membawa dan siapa yang menerima sebaiknya ditentukan dari jauh hari supaya serah terima berjalan mulus.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah seserahan wajib?
Tidak. Seserahan adalah tradisi pelengkap, bukan kewajiban seperti mahar. Banyak pasangan tetap menikah tanpa seserahan atau hanya menyerahkan uang, sesuai kesepakatan dua keluarga.
Apa bedanya seserahan dan peningset?
Peningset adalah sebutan di adat Jawa untuk barang bawaan yang diserahkan sebagai tanda pengikat, juga disebut srah-srahan. Seserahan adalah istilah yang lebih umum di banyak daerah. Isinya bisa mirip, dan namanya mengikuti adat.
Berapa jumlah nampan seserahan yang ideal?
Tidak ada patokan baku. Yang umum 5–11 nampan, dan banyak keluarga memilih jumlah ganjil. Tanyakan kebiasaan keluarga mempelai wanita dan sesuaikan dengan budget.
Siapa yang menyiapkan seserahan?
Umumnya pihak pria menyiapkan untuk mempelai wanita. Isinya sebaiknya didiskusikan dulu supaya sesuai ukuran dan selera calon istri.
Boleh isinya barang sederhana?
Boleh. Nilainya ada pada niat dan kerapiannya, bukan pada harganya. Barang yang benar-benar dipakai calon istri lebih berguna daripada barang mewah yang hanya dipajang.
Perlukah seserahan dari pihak wanita ke pihak pria?
Tergantung kebiasaan keluarga. Di sebagian keluarga pihak wanita membalas dengan bingkisan atau makanan, di sebagian lain tidak ada. Tanyakan ke sesepuh atau orang tua kedua pihak.
Sambil menyiapkan seserahan, siapkan juga undangannya
Seserahan mengurus sisi tradisi, undangan mengurus sisi tamu. Undangan bisa kamu selesaikan lebih dulu lewat undangan digital supaya persiapan tidak menumpuk di akhir. Buat undangan di Undaku atau lihat dulu pilihan temanya.