← Semua artikel

Undangan Digital Islami: Ciri Khas, Ayat, Isi & Pilihan Tema

Rabu, 15 Juli 2026

Undangan digital islami menggabungkan kepraktisan undangan online dengan nuansa religi yang khusyuk. Buat pasangan muslim, undangan seperti ini terasa lebih sesuai dengan adab dan niat pernikahan. Di bawah ini ada ciri khasnya, ayat yang biasa dipakai, urutan isi yang benar, sampai pilihan tema yang tinggal kamu isi.

Apa yang membuat undangan terasa islami?

Nuansa islami tidak datang dari satu elemen saja, tapi dari gabungan sapaan, warna, ornamen, dan pilihan kata. Berikut elemen yang paling sering dipakai dan kesan yang dibawanya:

ElemenContoh wujudKesan yang dibawa
Ornamen geometris / arabesqueBingkai motif berulang, sudut mandalaRapi, khusyuk, tidak berlebihan
KaligrafiLafaz Bismillah di sampulPenanda identitas islami
Warna teduhHijau, navy, marun, kremTenang, tidak mencolok
Aksen emasGaris tipis, inisial namaTerasa mewah tapi tetap syar'i
Tipografi serif eleganJudul nama kedua mempelaiFormal dan berwibawa
Ayat / doa singkatQS Ar-Rum 21 (opsional)Menegaskan niat ibadah

Yang perlu dijaga: elemen ini dipakai secukupnya. Foto besar penuh layar, animasi berlebihan, atau warna mencolok justru mengurangi kesan teduh yang jadi inti undangan islami.

Warna dan tema yang cocok

Palet undangan islami cenderung earthy dan tenang: hijau botani, hijau tosca, marun, navy, abu gelap, krem, dengan aksen emas sebagai pemanis. Warna gelap memberi kesan mewah dan berwibawa; warna terang seperti krem dan sage terasa bersih dan ringan dibaca di HP.

Di Undaku sudah tersedia beberapa tema bernuansa islami yang lengkap dengan struktur pembuka–penutup di bawah, tinggal kamu isi nama, tanggal, dan lokasi:

TemaNuansa warnaPaket
Islamic CreamKrem hangat + hijau, aksen emasPremium
Islamic SageHijau sage segar, aksen emasBerbayar
Islamic MaroonMerah marun dalam + emasPremium
Islamic TealHijau tosca dalam + emasPremium
Islamic OliveHijau zaitun + emasPremium
Islamic CharcoalAbu-abu gelap + emasPremium
Islamic SlateAbu kebiruan + emasPremium
Islamic Emerald NightHijau gelap mewah + emasPremium
Islamic PlumUngu dalam + emasPremium

Kalau ragu mulai dari mana, tema gratis Islamic Elegant (atau Islamic Sage di paket Hemat) sudah cukup untuk undangan yang rapi dan syar'i. Semua tema dioptimalkan agar ringan dan cepat dibuka di HP, termasuk di jaringan yang kurang stabil.

Salam, lafaz, dan ayat yang biasa ditampilkan

Salam pembuka

Undangan islami hampir selalu diawali salam, baru maksud mengundang:

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang
Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami:

Lafaz Bismillah

Di bagian sampul, sering ditampilkan lafaz Bismillahirrahmanirrahim sebagai pembuka sebelum masuk ke isi undangan.

Ayat Al-Qur'an

Ayat yang paling umum dipakai untuk undangan pernikahan islami adalah QS. Ar-Rum ayat 21:

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan
untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,
dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: 21)

Menampilkan ayat sifatnya opsional. Banyak undangan menyediakan tombol untuk menampilkan atau menyembunyikannya sesuai selera, dan itu tetap sah.

Isi undangan islami: apa saja yang perlu ada

Supaya tidak ada yang terlewat, ini rincian bagian undangan beserta statusnya — mana yang wajib, mana yang bisa kamu pilih:

BagianStatusCatatan
Salam pembukaWajibAssalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Lafaz BismillahUmumDitaruh di sampul, sebelum isi
Ayat Al-Qur'anOpsionalQS Ar-Rum 21, bisa disembunyikan
Maksud mengundang + data mempelaiWajibNama, nama orang tua, urutan anak
Detail akad & resepsiWajibTanggal, jam (WIB/WITA/WIT), lokasi, peta
RSVPOpsionalKonfirmasi kehadiran tamu
Amplop DigitalOpsionalNomor rekening/e-wallet + tombol salin
Penutup + salamWajibWassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Urutan menyusun teks

Kalau kamu menyusun teksnya sendiri, ikuti urutan ini supaya alurnya enak dibaca dan sesuai adab:

  1. Salam pembuka — mulai dengan Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
  2. Lafaz Bismillah — di sampul, sebagai penanda niat.
  3. Maksud mengundang — kalimat "kami bermaksud mengundang…".
  4. Ayat (opsional) — QS Ar-Rum 21 kalau ingin ditampilkan.
  5. Data mempelai & acara — nama, orang tua, lalu detail akad dan resepsi.
  6. RSVP & Amplop — kalau kamu ingin tamu konfirmasi atau kirim tanda kasih.
  7. Penutup + salam — tutup dengan harapan kehadiran lalu salam.

Bagian penutup yang lazim terlihat seperti ini:

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila
Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami.

Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Untuk contoh teks yang lebih panjang khusus prosesi akad, lihat contoh teks undangan akad nikah yang bisa langsung kamu salin.

RSVP dan Amplop bernuansa islami

Untuk konfirmasi kehadiran, pilihan jawaban yang lazim dipakai di undangan islami adalah Insya Allah Hadir, Berhalangan Hadir, atau Masih Ragu. Pilihan kata ini terasa lebih pas dibanding sekadar "Ya/Tidak".

Kalau kamu ingin menyediakan Amplop Digital, cukup tampilkan nomor rekening atau e-wallet dengan tombol salin — tamu tinggal menyalin dan mengirim sendiri lewat aplikasi masing-masing. Undaku tidak menyimpan atau memproses uang; fitur ini murni menampilkan nomor dan mempermudah tamu, sesuai adab memberi tanpa memaksa.

Cara membuat sendiri

Kamu tidak perlu mendesain dari nol. Alurnya singkat:

  1. Pilih satu tema islami dari tabel di atas (mulai dari yang gratis).
  2. Isi nama kedua mempelai, nama orang tua, dan urutan anak.
  3. Masukkan tanggal, jam beserta zona waktu, lokasi, dan tautan peta.
  4. Nyalakan ayat QS Ar-Rum 21 kalau ingin ditampilkan, atau sembunyikan.
  5. Atur RSVP dan Amplop Digital sesuai kebutuhan, lalu terbitkan.

Kalau kamu ingin nuansa adat daerah yang lebih spesifik, konsep yang sama juga berlaku untuk gaya kedaerahan seperti tema undangan Minang. Untuk langkah pembuatan yang lebih rinci, baca cara membuat undangan digital.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah wajib menampilkan ayat Al-Qur'an? Tidak. Ayat sifatnya opsional dan bisa disembunyikan. Salam pembuka dan penutup lebih sering dianggap sebagai penanda utama undangan islami.

Warna apa yang paling aman untuk kesan islami? Hijau dan krem paling sering dipakai karena terasa teduh dan mudah dibaca di HP. Marun, navy, dan abu gelap cocok kalau kamu ingin kesan mewah dan berwibawa.

Bisakah undangan islami tetap simpel dan modern? Bisa. Tema seperti Islamic Sage dan Islamic Cream mengambil pendekatan minimalis: ornamen secukupnya, banyak ruang kosong, tetap terasa syar'i.

Sudah tahu gaya yang kamu mau? Lihat semua pilihan di galeri tema undangan Undaku dan mulai susun undanganmu.

Artikel terkait

Tema undangan terkait

Sekalian buat undangan digitalnya?

Lengkap dengan RSVP, galeri foto, amplop digital, dan link khusus untuk setiap tamu — jadi dalam 5 menit.

Buat Undangan Gratis