← Semua artikel

46 Ucapan Pernikahan untuk Orang Tua & Mertua (Tinggal Salin)

Selasa, 14 Juli 2026

Ucapan untuk orang tua dan mertua di hari pernikahan bukan sekadar "terima kasih" — ini momen menyampaikan hormat, permintaan maaf, dan doa. Di bawah ini ada 46 contoh yang tinggal kamu salin: dari kata sungkeman, ucapan dari orang tua untuk anak, versi islami, sampai yang singkat untuk kartu.

Pilih yang mana? (panduan 30 detik)

  • Kamu pengantin yang mau bicara ke orang tua saat sungkeman → lihat Sungkeman untuk orang tua, lalu Khusus untuk Ibu / Ayah.
  • Kamu menantu yang mau menyapa mertua → langsung ke Untuk mertua.
  • Kamu orang tua yang mau memberi ucapan ke anak → lihat Dari orang tua untuk anak.
  • Butuh yang islami dengan doa bersumber → Versi islami & doa.
  • Cuma butuh kalimat pendek untuk kartu atau WhatsApp → Versi singkat.

Ganti kata sapaan (Ayah/Ibu/Papa/Mama/Bapak) dan (nama pasangan) sesuai keluargamu, ya.

Sungkeman: anak untuk orang tua

Diucapkan pengantin saat bersimpuh — isinya terima kasih, maaf, dan mohon restu.

Ayah, Ibu, terima kasih untuk setiap doa, keringat, dan kasih yang tak
pernah putus. Hari ini aku melangkah ke babak baru. Maafkan semua salah
dan khilafku selama ini. Mohon restu kalian untuk hidupku bersama
(nama pasangan).
Pa, Ma, tidak ada kata yang cukup untuk membalas semua yang kalian beri.
Aku bisa berdiri di sini hari ini karena kalian. Restu kalian adalah
hadiah terindah di hidupku.
Ayah, Ibu, hari ini aku menikah, tapi aku akan selalu menjadi anak
kalian. Terima kasih sudah membesarkan aku dengan sabar. Doakan rumah
tanggaku langgeng sampai tua.
Bapak, Ibu, aku bersimpuh memohon maaf atas setiap sikap yang pernah
melukai hati kalian. Terima kasih sudah tak pernah lelah mendoakanku.
Izinkan aku memulai hidup baru dengan restu kalian.
Mama, Papa, terima kasih sudah menjagaku sampai sedewasa ini. Mulai
hari ini ada orang lain yang akan menjagaku, tapi tempat kalian di
hatiku tidak akan pernah tergantikan.
Ayah, Ibu, aku tahu tidak mudah membesarkanku. Terima kasih untuk setiap
pengorbanan yang tak pernah kalian ceritakan. Hari ini aku ingin membuat
kalian bangga. Mohon doa restunya.
Pa, Ma, di hari bahagiaku ini aku ingin bilang: aku menyayangi kalian
lebih dari yang pernah aku ucapkan. Terima kasih untuk rumah, cinta, dan
doa. Restui langkahku, ya.
Ayah, Ibu, hari ini bukan akhir, tapi awal aku belajar jadi anak yang
lebih baik. Terima kasih sudah jadi orang tua terhebat. Doakan aku dan
(nama pasangan) selalu.

Khusus untuk Ibu

Kalau kamu ingin menyapa Ibu secara personal saat sungkeman atau di kartu.

Ibu, terima kasih untuk setiap pelukan dan doa yang tak pernah putus.
Hari ini anakmu menikah, tapi aku akan selalu jadi anak kecil yang
kamu timang dulu. Maafkan semua salahku, Bu.
Bu, kasih sayangmu yang mengajariku arti cinta. Semoga aku bisa
mencintai keluargaku sebesar cintamu padaku. Mohon restumu.
Ibu, aku tahu kamu pernah menahan lelah demi aku tersenyum. Hari ini
izinkan aku membahagiakanmu. Terima kasih untuk segalanya, Bu. 🤍
Mama, kamu perempuan pertama yang aku cintai. Hari ini aku menemukan
pendamping hidup, tapi kamu tetap tak tergantikan. Doakan aku, ya, Ma.
Ibu, terima kasih sudah jadi rumah paling nyaman selama ini. Mohon maaf
dan mohon restu untuk hidup baruku bersama (nama pasangan).

Khusus untuk Ayah

Ucapan personal untuk Ayah — biasanya menyentuh saat diucapkan langsung.

Ayah, terima kasih sudah bekerja keras tanpa banyak mengeluh demi aku.
Hari ini aku ingin melihatmu bangga. Restui langkah besarku ini, ya, Yah.
Pa, kamu ayah sekaligus pahlawanku. Setiap yang aku punya hari ini
berasal dari perjuanganmu. Terima kasih, Pa. Mohon doa restunya.
Ayah, aku belajar arti tanggung jawab dari caramu menjaga keluarga.
Semoga aku bisa jadi kepala/pendamping keluarga sebaik dirimu. Mohon
restumu.
Ayah, maaf kalau aku sering keras kepala dan bikin repot. Terima kasih
sudah selalu ada. Hari ini izinkan aku memulai keluargaku sendiri dengan
restumu.
Pa, hari ini tanganku kamu serahkan ke orang lain. Terima kasih sudah
menjagaku sampai detik ini. Aku janji akan menjaga apa yang kamu
percayakan.

Dari orang tua untuk anak

Kalau kamu orang tua yang ingin memberi ucapan dan doa untuk anak.

Anakku, hari ini kamu memulai babak baru. Ayah dan Ibu bangga melihatmu
tumbuh jadi pribadi yang baik. Jaga pasanganmu, saling mengalah, dan
selalu ingat pulang. Kami menyayangimu.
Nak, tidak terasa kamu sudah sebesar ini dan siap membangun rumah
tanggamu sendiri. Doa kami menyertai setiap langkahmu. Bahagia selalu,
ya, Nak.
Untuk putri kami tersayang, hari ini kamu jadi seorang istri. Jadilah
istri yang menenangkan, dan jangan lupa kamu selalu punya rumah di sini.
Kami mencintaimu.
Untuk putra kebanggaan kami, hari ini kamu jadi seorang suami dan kepala
keluarga. Jaga, lindungi, dan cintai keluargamu dengan tulus. Restu dan
doa kami selalu bersamamu.
Anakku, pernikahan itu bukan soal siapa yang benar, tapi siapa yang mau
mengalah lebih dulu. Ayah dan Ibu doakan kalian sabar dan setia sampai
tua.
Nak, sekarang keluarga kita bertambah satu. Terima pasanganmu sepenuh
hati, dan kami pun sudah menganggapnya anak sendiri. Semoga kalian
langgeng dan penuh berkah.
Anakku sayang, tidak ada warisan terbaik selain doa. Ayah dan Ibu titip
doa: semoga rumah tanggamu dipenuhi cinta, kesabaran, dan rezeki yang
halal.
Nak, kami melepasmu bukan karena tak sayang, tapi karena percaya kamu
sudah siap. Bangunlah keluarga yang hangat. Pintu rumah ini selalu
terbuka untukmu.

Untuk mertua

Diucapkan menantu untuk Bapak/Ibu mertua — nada hormat dan penuh terima kasih. Butuh lebih banyak pilihan? Lihat ucapan pernikahan untuk mertua.

Bapak, Ibu, terima kasih sudah menerima saya menjadi bagian dari
keluarga. Saya akan berusaha menjaga dan membahagiakan putra/putri
Bapak dan Ibu. Mohon doa dan bimbingannya selalu. 🙏
Kepada Bapak dan Ibu mertua, terima kasih atas kepercayaan dan restunya.
Semoga saya bisa menjadi menantu yang berbakti dan membanggakan.
Bapak, Ibu, mulai hari ini saya punya orang tua lagi untuk saya hormati
dan sayangi. Terima kasih sudah membesarkan pasangan saya dengan begitu
baik.
Terima kasih, Bapak dan Ibu, sudah mempercayakan putra/putri kesayangan
Bapak-Ibu kepada saya. Saya akan menjaganya dengan sepenuh hati.
Ibu, terima kasih sudah menganggap saya seperti anak sendiri sejak awal.
Semoga saya bisa membalas kebaikan Ibu dengan bakti dan doa.
Bapak, saya berjanji akan menjaga dan mendampingi keluarga ini sebaik
mungkin. Mohon bimbingan Bapak agar saya jadi menantu yang baik.
Bapak, Ibu mertua, terima kasih atas sambutan hangat di keluarga ini.
Doakan rumah tangga kami sakinah dan langgeng, ya, Pak, Bu.

Versi islami & doa

Doa berbahasa Arab di bawah disalin apa adanya dari sumber terpercaya (jangan diubah bacaan atau transliterasinya).

Ayah, Ibu, terima kasih atas doa yang tak pernah putus. Semoga Allah
membalas setiap kasih dan pengorbanan kalian dengan kebaikan yang
berlipat. Mohon restu kalian untuk hidup baruku.
Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a baynakuma fi khair.
Doa Ayah dan Ibu menyertai pernikahanmu, Nak. Semoga jadi keluarga
yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Sumber doa: بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ — doa Nabi ﷺ untuk pengantin (HR. Abu Dawud no. 2130 & Tirmidzi no. 1091, sahih). "Sakinah, mawaddah, wa rahmah" merujuk pada QS. Ar-Rum: 21.

Barakallah, semoga sakinah mawaddah warahmah. Terima kasih, Ayah Ibu,
atas restu dan doanya di hari bahagia ini. Aamiin.
Jazakallahu khairan, Ayah dan Ibu, atas segala kasih dan pengorbanan
yang tak terhitung. Semoga Allah menjaga kalian selalu. Aamiin ya
rabbal 'alamin.

Sebagai doa dari orang tua, banyak keluarga membacakan QS. Ar-Rum: 21:

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan
untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,
dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: 21)

Versi singkat (kartu / WhatsApp / kolom ucapan)

Kalimat pendek yang enak ditulis tangan di kartu atau dikirim lewat pesan.

Terima kasih, Ayah Ibu, atas restu dan kasih sayangnya. 🤍
Restu kalian adalah berkah terbesar di hari ini. Aku menyayangi kalian.
Terima kasih sudah menerima saya di keluarga ini. Mohon bimbingannya, Pak, Bu.
Ayah, Ibu, aku bangga jadi anak kalian. Doakan aku selalu, ya.
Anakku, selamat menempuh hidup baru. Doa Ayah dan Ibu selalu bersamamu. 🤍
Bahagia selalu, Nak. Jaga pasanganmu, dan jangan lupa pulang. Kami sayang kamu.
Untuk Bapak dan Ibu mertua, terima kasih atas kepercayaan dan restunya. 🙏
Mama, Papa, kalian rumah pertamaku. Terima kasih untuk segalanya.

Cara menyampaikannya di hari-H

  • Lewat sambutan/sungkeman: siapkan poin-poinnya di kartu kecil supaya tidak hilang kata saat haru.
  • Ditulis di kartu: tulis tangan biar terasa personal, bukan diketik.
  • Momen ini indah untuk diabadikan — beri tahu tim dokumentasi supaya siap.
  • Kalau lewat kolom ucapan undangan digital, pesanmu tampil rapi dan tersimpan untuk dibaca ulang.

Butuh ide lain? Lihat kumpulan ucapan pernikahan dan ucapan pernikahan untuk keluarga.

Sedang menyiapkan pernikahanmu sendiri? Rapikan undangannya lengkap dengan kolom ucapan & doa lewat undangan digital gratis di Undaku.

Artikel terkait

Sekalian buat undangan digitalnya?

Lengkap dengan RSVP, galeri foto, amplop digital, dan link khusus untuk setiap tamu — jadi dalam 5 menit.

Buat Undangan Gratis