Ucapan Pernikahan untuk Mertua: 73 Contoh Sopan & Hangat
Selasa, 14 Juli 2026 · Diperbarui Rabu, 30 September 2026
Ucapan pernikahan untuk mertua sebaiknya memuat tiga hal: terima kasih karena sudah diterima di keluarga, permohonan restu dan bimbingan, serta doa untuk kesehatan mereka. Contoh: "Bapak, Ibu, terima kasih sudah menerima saya. Mohon doa dan bimbingannya selalu." Di bawah ada 73 contoh formal, sungkeman, hangat, singkat, islami, dan kristiani.

Pilih yang pas dalam 30 detik
Biar tidak perlu baca semua, langsung lompat ke grup yang kamu butuhkan:
- Disampaikan di depan keluarga besar atau ditulis di kartu? → grup formal & hormat.
- Untuk prosesi sungkeman di hari H? → grup teks sungkeman (versi lebih panjang dan khidmat).
- Hubungan sudah dekat dan ingin terasa personal? → grup hangat & personal.
- Cuma perlu kirim cepat lewat WhatsApp? → grup singkat untuk WhatsApp.
- Mau menyelipkan doa islami? → grup bernuansa islami.
- Ingin yang spesifik dari menantu perempuan / laki-laki? → grup menantu perempuan dan menantu laki-laki.
- Mertuamu tinggal satu, atau kamu mau berterima kasih setelah acara? → grup satu mertua dan setelah acara.
- Keluarga kristiani? → grup versi kristiani.
Apa yang membedakan ucapan untuk mertua dari ucapan untuk orang tua sendiri?
Bedanya di sapaan dan urutan isi: ke mertua kamu lebih formal dan menaruh terima kasih di depan. Ke orang tua sendiri kamu sudah punya kedekatan, jadi nadanya boleh lebih santai. Ke mertua, pilihan kata ikut membentuk kesan awalmu sebagai menantu.
| Ke orang tua sendiri | Ke mertua | |
|---|---|---|
| Sapaan | "Ayah, Ibu, Pa, Ma" sesuai kebiasaan rumah | "Bapak, Ibu" atau panggilan yang sudah mereka izinkan |
| Isi utama | Terima kasih dan maaf atas salah lama | Terima kasih atas penerimaan dan kepercayaan |
| Janji | Tetap berbakti | Menjaga pasangan dan menghormati keluarga |
| Nada | Boleh sangat emosional | Hangat tapi tetap sopan |
Intinya, ucapan untuk mertua berisi tiga hal: rasa terima kasih sudah diterima jadi bagian keluarga, permohonan restu dan bimbingan, serta doa untuk kesehatan mereka. Contoh untuk orang tua sendiri ada di ucapan pernikahan untuk orang tua.
Kapan ucapan untuk mertua disampaikan?
Paling sering saat sungkeman, lalu lewat sambutan singkat, kartu, atau pesan WhatsApp. Sungkeman berasal dari tradisi Jawa, dan di pernikahan pengantin melakukannya untuk memohon restu atau berterima kasih kepada orang tua.
| Momen | Bentuk yang pas | Grup contoh |
|---|---|---|
| Sungkeman | Lisan, 3–5 kalimat | Teks sungkeman |
| Sambutan keluarga | Lisan, formal | Formal & hormat |
| Kartu atau kolom ucapan | Tertulis, 3–6 kalimat | Hangat & personal |
| Pesan setelah acara | WhatsApp, 1–3 kalimat | Setelah acara |
Contoh ucapan formal & hormat
Cocok disampaikan langsung di depan keluarga besar, ditulis di kartu, atau dibacakan saat sambutan pernikahan.
Bapak, Ibu, terima kasih telah menerima saya dengan tangan terbuka sebagai
bagian dari keluarga ini. Saya akan berusaha menjaga dan membahagiakan
putra/putri Bapak dan Ibu sepenuh hati. Mohon doa dan bimbingannya selalu.
Kepada Bapak dan Ibu, izinkan saya menyampaikan rasa syukur dan hormat yang
sebesar-besarnya atas restu yang diberikan. Semoga saya bisa menjadi menantu
yang dibanggakan dan membawa kebahagiaan untuk keluarga besar ini.
Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu menitipkan putra/putri tercinta
kepada saya. Saya berjanji akan menjaga, menyayangi, dan membangun rumah
tangga yang membuat Bapak dan Ibu tenang dan bangga.
Bapak, Ibu, hari ini saya resmi menjadi bagian dari keluarga Bapak dan Ibu.
Suatu kehormatan besar bagi saya. Mohon terus bimbing saya agar bisa
menjalankan peran ini dengan sebaik-baiknya.
Dengan penuh hormat, saya ucapkan terima kasih atas segala kebaikan dan
penerimaan Bapak dan Ibu. Doakan agar rumah tangga kami langgeng, rukun, dan
selalu diberi keberkahan sampai tua.
Terima kasih, Bapak dan Ibu, telah membesarkan pasangan saya menjadi pribadi
yang begitu baik. Saya beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga ini dan
akan menjaga amanah ini sebaik mungkin.
Bapak, Ibu, restu Bapak dan Ibu adalah bekal terpenting bagi kami memulai
hidup baru. Terima kasih telah membuka pintu keluarga ini untuk saya. Mohon
doa restunya selalu.
Izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kepercayaan yang
Bapak dan Ibu berikan. Saya akan berusaha menjadi pendamping yang baik bagi
putra/putri Bapak dan Ibu.
Bapak, Ibu, saya sadar masih banyak yang harus saya pelajari. Mohon
bimbingan dan nasihatnya agar saya bisa membangun keluarga yang membanggakan
Bapak dan Ibu.
Terima kasih atas doa dan restu yang Bapak dan Ibu berikan di hari bahagia
ini. Semoga saya bisa membalasnya dengan menjaga dan membahagiakan keluarga
kecil kami.
Contoh teks sungkeman untuk mertua
Sungkeman adalah momen pengantin bersimpuh memohon restu. Bahasanya lebih khidmat dan panjang. Berikut contoh untuk ibu mertua dan ayah mertua.
Ibu, di hari pernikahan ini saya memohon izin menjadi bagian dari keluarga
besar Ibu. Terima kasih atas didikan dan kasih sayang yang Ibu berikan
kepada putra/putri Ibu hingga menjadi pribadi yang saya cintai. Saya mohon
restu agar langkah rumah tangga kami selalu dalam kebaikan.
Ibu, izinkan saya menghaturkan hormat dan bakti. Terima kasih telah merawat
dan membesarkan pendamping hidup saya dengan penuh cinta. Mohon doa Ibu agar
kami menjadi keluarga yang sabar, saling menghormati, dan penuh keberkahan.
Ibu, mulai hari ini saya berjanji ikut menjaga dan menyayangi keluarga ini
seperti keluarga saya sendiri. Terima kasih atas restu yang Ibu berikan.
Mohon maaf atas segala kekurangan saya, dan mohon bimbingannya selalu.
Ibu, terima kasih telah menerima saya dengan tulus. Saya mohon doa restu
agar bisa menjadi menantu yang berbakti dan pendamping yang membahagiakan.
Semoga Ibu selalu diberi kesehatan dan umur yang panjang.
Ayah, ini sungkeman pertama saya di hadapan Ayah. Terima kasih telah
mengizinkan saya menjadi bagian dari keluarga yang Ayah bangun. Mohon restu
dan doa agar kami bisa menjalani hidup sebagai suami istri dengan baik.
Ayah, terima kasih telah mempercayakan anak yang Ayah besarkan dengan penuh
kebaikan untuk menjadi pendamping hidup saya. Saya mohon restu agar kami
menjadi keluarga yang bahagia dan langgeng sampai akhir hayat.
Ayah, dengan segala hormat saya memohon doa dan restu Ayah di hari yang
istimewa ini. Bimbing kami agar bisa membangun rumah tangga yang kuat,
rukun, dan selalu berada di jalan kebaikan.
Ayah, terima kasih atas segala pengorbanan Ayah selama ini. Hari ini saya
memohon restu untuk memulai babak baru bersama putra/putri Ayah. Mohon maaf
atas segala salah, dan mohon doanya selalu menyertai kami.
Contoh ucapan hangat & personal
Kalau hubungan dengan mertua sudah dekat dan ingin terasa lebih personal, coba versi berikut.
Ma, Pa, terima kasih sudah menyambut saya bukan cuma sebagai menantu, tapi
juga sebagai anak sendiri. Kehangatan kalian bikin saya makin yakin memulai
keluarga baru ini. Sayang kalian. 🤍
Sejak awal kenal, Bapak dan Ibu selalu bikin saya merasa diterima. Terima
kasih untuk semua nasihat, canda, dan dukungannya. Semoga kita selalu
diberi kesehatan dan kebersamaan yang panjang.
Terima kasih, Ma, Pa, sudah percaya melepas putra/putri kalian ke tangan
saya. Semoga kebaikan dan doa kalian selalu menyertai rumah tangga kami.
Ma, Pa, saya tahu tidak mudah melepas anak yang kalian besarkan. Terima
kasih atas kepercayaannya. Saya janji akan menjaganya sebaik yang kalian
lakukan selama ini.
Bapak, Ibu, terima kasih sudah jadi orang tua kedua buat saya. Rumah Bapak-Ibu
selalu terasa hangat, dan saya bersyukur bisa jadi bagian dari keluarga ini.
Ma, Pa, mulai hari ini panggilan "menantu" rasanya kurang pas — buat saya
kalian sudah seperti orang tua sendiri. Terima kasih untuk semuanya. 🤍
Terima kasih, Bapak dan Ibu, sudah menerima saya apa adanya. Semoga saya
bisa membalas kebaikan itu dengan menjaga kebahagiaan keluarga kita.
Ma, Pa, dukungan kalian selama masa persiapan pernikahan ini sangat berarti.
Terima kasih sudah selalu ada. Semoga kita bisa terus dekat seperti sekarang.
Bapak, Ibu, saya beruntung menikah dengan seseorang yang dibesarkan oleh
orang tua sehebat Bapak dan Ibu. Terima kasih, dan mohon doanya untuk kami berdua.
Ma, Pa, terima kasih sudah membuka hati dan rumah untuk saya. Saya sayang
kalian, dan berjanji akan menjaga keluarga kecil ini dengan sepenuh hati.
Contoh singkat untuk WhatsApp
Kalau cuma perlu kirim pesan singkat lewat WhatsApp atau menulis di kartu kecil, contoh-contoh ini lebih pas.
Terima kasih, Ma Pa, atas restu dan kasih sayangnya. Mohon bimbingannya
selalu. 🙏
Bapak, Ibu, terima kasih sudah menerima saya di keluarga ini dengan hangat.
Restu Bapak dan Ibu adalah berkah terbesar hari ini. Terima kasih banyak. 🤍
Ma, Pa, terima kasih sudah percaya sama saya. Doakan kami selalu, ya. 🙏
Terima kasih, Bapak dan Ibu, atas doa dan restunya. Sehat selalu untuk
Bapak dan Ibu.
Bapak, Ibu, senang sekali resmi jadi bagian keluarga ini. Terima kasih untuk
segalanya. 🤍
Ma, Pa, mohon doanya agar rumah tangga kami langgeng dan bahagia. Terima
kasih banyak.
Terima kasih sudah menerima saya, Bapak Ibu. Mohon bimbingan dan restunya. 🙏
Ma, Pa, terima kasih untuk kepercayaannya. Saya akan menjaga anak kalian
sebaik mungkin.
Bapak, Ibu, restu dan doa Bapak-Ibu sangat berarti buat kami. Terima kasih. 🤍
Terima kasih, Ma Pa, sudah jadi orang tua kedua buat saya. Sayang kalian.
Bapak, Ibu, mohon maaf dan mohon restu. Semoga kami bisa membahagiakan
Bapak dan Ibu. 🙏
Ma, Pa, hari ini resmi jadi keluarga. Terima kasih untuk semuanya, doakan
kami langgeng, ya. 🤍
Bapak, Ibu, terima kasih atas restu terindah hari ini. Sehat dan bahagia
selalu untuk Bapak dan Ibu. 🙏
Contoh ucapan bernuansa islami
Untuk keluarga muslim, ucapan biasanya dibuka dengan salam dan disertai doa. Salam dan doa berikut dikutip apa adanya sesuai teks bakunya — jangan diubah.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Bapak, Ibu, terima kasih telah
menerima saya sebagai bagian dari keluarga. Mohon doa restunya agar rumah
tangga kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Bapak, Ibu, izinkan saya memohon restu dan doa. Semoga Allah selalu
melindungi dan memberi kesehatan untuk Bapak dan Ibu, serta memberkahi
langkah kami membangun keluarga baru.
Assalamu'alaikum, Ma, Pa. Terima kasih atas restu dan kasih sayangnya.
Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian dan mempererat keluarga kita.
Terima kasih, Bapak dan Ibu, telah membimbing pasangan saya menjadi pribadi
yang saleh/salehah. Mohon doanya agar kami bisa menjaga rumah tangga ini
sebagai ladang ibadah.
Bapak, Ibu, mohon doa restu agar kami dikaruniai keluarga yang sakinah,
mawaddah, wa rahmah, serta keturunan yang saleh dan salehah. Aamiin.
Ma, Pa, terima kasih atas doa yang tak pernah putus. Semoga Allah senantiasa
menjaga Bapak dan Ibu dalam kesehatan dan keberkahan. Mohon restunya selalu.
Doa yang paling lazim dipanjatkan untuk pengantin dalam tradisi Islam adalah sebagai berikut — bisa kamu sertakan saat memohon restu:
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a baynakuma fi khair.
Sumber: doa Nabi ﷺ ketika mengucapkan selamat kepada pengantin — HR. Abu Dawud no. 2130 & Tirmidzi no. 1091 (sahih).
Banyak keluarga muslim juga menyertakan firman Allah tentang pasangan, yaitu QS. Ar-Rum ayat 21:
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan
untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,
dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: 21)
Dari menantu perempuan untuk ibu/ayah mertua
Nuansa hubungan menantu perempuan dengan ibu mertua sering paling dekat. Contoh yang bisa disampaikan langsung atau ditulis di kartu.
Ibu, terima kasih telah membesarkan suami saya menjadi laki-laki yang baik
dan bertanggung jawab. Saya mohon restu dan bimbingan Ibu agar bisa menjadi
istri dan menantu yang membanggakan.
Ibu, saya berjanji akan menjaga dan mendampingi putra Ibu sebaik yang Ibu
lakukan selama ini. Mohon doa restunya agar rumah tangga kami selalu rukun
dan bahagia.
Ibu, terima kasih sudah menerima saya sebagai anak perempuan Ibu. Saya
berharap bisa belajar banyak dari Ibu tentang menjadi istri dan ibu yang
baik ke depannya.
Bapak, terima kasih telah mempercayakan putra Bapak kepada saya. Saya akan
berusaha menjadi pendamping yang setia dan menjaga keluarga kecil kami dengan
sepenuh hati.
Ibu, Bapak, mulai hari ini saya bagian dari keluarga ini. Terima kasih atas
kehangatan yang selalu Bapak dan Ibu berikan. Mohon bimbingannya sebagai menantu
baru.
Ibu, saya tahu tak akan pernah bisa menggantikan peran Ibu bagi suami saya.
Tapi izinkan saya ikut menyayangi dan menjaganya. Terima kasih atas restu Ibu.
Dari menantu laki-laki untuk ayah/ibu mertua
Untuk menantu laki-laki, ucapan biasanya menekankan janji menjaga istri dan kesiapan memikul tanggung jawab.
Bapak, terima kasih telah mempercayakan putri Bapak kepada saya. Saya
berjanji akan menjaga, menyayangi, dan membahagiakannya sebaik yang Bapak
harapkan. Mohon doa dan restunya.
Ibu, terima kasih telah membesarkan istri saya menjadi perempuan yang luar
biasa. Saya akan menjaga amanah ini sebaik mungkin. Mohon bimbingan Ibu
sebagai menantu.
Bapak, saya sadar tanggung jawab ini besar. Mohon restu dan nasihat Bapak
agar saya bisa menjadi pemimpin yang baik bagi keluarga kecil kami.
Bapak, Ibu, terima kasih telah menerima saya dengan tangan terbuka. Saya
akan berusaha menjadi suami yang bertanggung jawab dan menantu yang
berbakti.
Ibu, terima kasih atas kepercayaan dan doa Ibu. Saya berjanji akan
mendampingi putri Ibu dalam suka maupun duka, sampai akhir hayat.
Bapak, izinkan saya menjaga dan membahagiakan putri Bapak mulai hari ini.
Terima kasih atas restu yang Bapak berikan. Semoga saya tidak mengecewakan
kepercayaan ini.
Kalau hanya ada satu mertua
Kalau salah satu mertuamu sudah tiada, atau keluarga pasanganmu dibesarkan satu orang tua, sebut mertua yang ada dengan hangat. Tidak perlu memaksakan sapaan "Bapak dan Ibu".
Ibu, saya tahu Bapak ikut bahagia hari ini. Terima kasih, Bu, sudah
menerima saya. Mohon doa dan bimbingan Ibu selalu.
Bapak, terima kasih sudah menerima saya di keluarga ini. Saya akan
menjaga putri Bapak, dan saya juga akan ikut menjaga Bapak.
Ibu, saya melihat bagaimana Ibu membesarkan suami saya seorang diri.
Terima kasih, Bu. Saya akan menjaganya dan mendampingi Ibu.
Versi kristiani
Penutup Tuhan Yesus memberkati. disalin apa adanya, sama seperti di halaman ucapan lain.
Bapak, Ibu, terima kasih sudah menerima saya sebagai anak. Mohon doa
dan bimbingannya. Tuhan Yesus memberkati.
Papa, Mama, terima kasih atas restu dan kepercayaannya. Saya akan
menjaga putra/putri Papa dan Mama sepenuh hati. Tuhan Yesus memberkati.
Ma, Pa, terima kasih sudah menyambut saya di keluarga ini. Doakan kami
selalu, ya. Tuhan Yesus memberkati.
Ayat yang sering dibacakan di pernikahan Kristen, disalin apa adanya:
"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu,
apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
(Matius 19:6)
Ucapan terima kasih untuk mertua setelah acara
Kirim di hari yang sama atau sehari sesudahnya, lewat WhatsApp atau saat berkunjung. Sebut satu bantuan nyata mereka supaya terasa tulus.
Bapak, Ibu, terima kasih sudah membantu dan mendampingi kami dari
persiapan sampai acara selesai. Kami sangat bersyukur. Istirahat yang
cukup ya, Pak, Bu. 🙏
Ma, Pa, acaranya lancar berkat dukungan kalian. Terima kasih sudah
repot-repot. Nanti kami mampir ke rumah bawa oleh-oleh.
Bapak, Ibu, terima kasih atas restu dan doa yang menemani kami sampai
hari ini. Semoga Bapak dan Ibu selalu sehat. Salam sayang dari kami berdua.
Terima kasih sudah menyambut keluarga besar kami dengan hangat, Bu.
Semoga kedua keluarga makin dekat.
Bagaimana menyampaikan ucapan untuk mertua supaya berkesan?
- Sebut panggilan yang biasa dipakai — "Bapak/Ibu", "Ma/Pa", atau panggilan lain sesuai kebiasaan keluarga, supaya terasa personal bukan template.
- Latihan dulu kalau disampaikan langsung, terutama saat sungkeman atau sambutan, supaya tidak grogi atau lupa poin penting.
- Tulis tangan kalau lewat kartu — kesan personalnya jauh lebih terasa dibanding diketik.
- Sesuaikan dengan momen: ucapan saat akad atau sungkeman lebih formal, sedangkan saat resepsi bisa lebih santai.
- Sebut hal spesifik yang membuatmu berterima kasih, misalnya dukungan mereka selama persiapan pernikahan — ini bikin ucapan terasa lebih tulus.
Selain ucapan untuk mertua, kamu juga bisa cek ucapan pernikahan untuk orang tua atau kumpulan ucapan pernikahan untuk tamu dan sahabat.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa isi ucapan menantu untuk mertua di hari pernikahan?
Tiga hal: terima kasih karena sudah diterima di keluarga, permohonan restu dan bimbingan, serta doa untuk kesehatan mertua. Tambahkan satu janji menjaga pasanganmu kalau ada ruang.
Panggil mertua dengan sebutan apa di ucapan?
Pakai sebutan yang biasa kamu pakai sehari-hari, misalnya "Bapak/Ibu" atau "Ma/Pa". Kalau belum pernah dibicarakan, "Bapak" dan "Ibu" adalah pilihan paling aman.
Perlukah ucapan untuk mertua dibacakan di depan tamu?
Tidak perlu. Ucapan itu bisa disampaikan saat sungkeman, ditulis di kartu, atau dikirim lewat pesan pribadi. Pilih yang paling nyaman untuk keluargamu.
Bagaimana kalau belum akrab dengan mertua?
Pilih nada formal dan pendek: terima kasih, mohon bimbingan, dan doa untuk kesehatan. Hindari candaan atau panggilan akrab yang belum pernah kalian pakai.
Apakah boleh mengirim ucapan terima kasih ke mertua setelah acara?
Boleh, dan itu sangat dihargai. Kirim di hari yang sama atau sehari sesudahnya, lalu sebut satu bantuan nyata yang mereka berikan. Contohnya ada di bagian setelah acara.
Buat undangan yang memuat ucapan dan doa keluarga
Kalau sedang menyiapkan pernikahan sendiri, rapikan undangannya dengan undangan digital gratis di Undaku — lengkap dengan kolom ucapan & doa tempat keluarga dan tamu menuliskan pesan untukmu.