Cara Membuat Link Undangan Pernikahan: Slug, ?to= & QR
Rabu, 8 Juli 2026 · Diperbarui Rabu, 30 September 2026
Link undangan pernikahan terbentuk otomatis saat kamu menerbitkan undangan digital: pilih nama alamat (slug) 3–40 karakter, terbitkan, lalu salin link umum atau link per tamu dari daftar tamu. Sisanya merapikan slug, mengecek preview di WhatsApp, dan menjadikannya QR. Belum punya undangannya? Mulai dari cara membuat undangan digital sendiri.

Bagaimana langkah membuat link undangan dari nol?
Ada empat langkah, dan hanya langkah 2 yang butuh keputusan darimu:
| Langkah | Yang kamu lakukan | Hasilnya |
|---|---|---|
| 1. Isi undangan | Pilih tema, isi nama panggilan kedua mempelai dan minimal satu acara | Undangan siap terbit |
| 2. Tentukan slug | Ketik nama alamat, misalnya budi-sinta | Link umum undaku.id/budi-sinta |
| 3. Terbitkan | Tekan tombol terbit, lalu buka linknya dari HP lain | Link bisa dibuka siapa saja |
| 4. Buat link per tamu | Masukkan daftar tamu di dashboard | Satu link unik per tamu, berisi ?to= |
Di langkah 2 dan 3 kamu masih bebas mengganti slug selama undangan berstatus draft. Setelah terbit, aturannya berubah — dibahas di bawah.
Apa saja bagian dari link undangan?
Link undangan terdiri dari tiga bagian. Contohnya:
undaku.id / budi-sinta ?to=a1b2c3
│ │ │
domain slug token tamu
| Bagian | Contoh | Siapa yang mengatur |
|---|---|---|
| Domain | undaku.id | Platform undangan yang kamu pakai |
| Slug | budi-sinta | Kamu — ini bagian yang bisa kamu rapikan sendiri |
Token tamu (?to=) | ?to=a1b2c3 | Dibuat otomatis oleh sistem per tamu, jangan diketik manual |
Yang paling menentukan rapi-tidaknya link adalah slug (nama alamat undangan). Bagian ?to= mengurus nama tamu, dan kita bahas terpisah di bawah.
Bagaimana memilih slug (nama alamat) yang bagus?
Pakai nama panggilan, pendek, dan huruf kecil. Slug adalah teks setelah domain — misalnya budi-sinta pada undaku.id/budi-sinta. Tamu lebih percaya diri mengetuk link yang jelas dibanding deretan kode acak. Aturan teknis yang berlaku di kebanyakan platform (termasuk Undaku):
- Hanya huruf kecil, angka, dan tanda hubung (-). Spasi, garis bawah (_), dan simbol seperti
&tidak didukung. - Panjang 3–40 karakter. Lebih dari itu susah diketik ulang kalau tamu salah salin.
- Tidak boleh memakai kata yang sudah dipakai sistem (seperti
blog,tema,harga,admin) — biasanya otomatis ditolak.
Supaya lebih jelas, ini contoh yang bagus dan yang bermasalah:
| Slug | Status | Alasan |
|---|---|---|
budi-sinta | ✅ Bagus | Pendek, jelas, mudah dieja lewat telepon |
budi-sinta-14juni | ✅ Bagus | Tambahan bermakna kalau budi-sinta sudah dipakai orang lain |
budi-dan-sinta | ✅ Bagus | Masih pendek dan enak dibaca |
Budi-Sinta | ❌ | Huruf besar tidak dipakai — semua otomatis jadi huruf kecil |
budi_sinta | ❌ | Garis bawah tidak didukung; ganti dengan tanda hubung |
budi sinta | ❌ | Spasi merusak link saat disalin ke WhatsApp |
budi&sinta | ❌ | Simbol tidak didukung |
muhammad-budi-santoso-dan-sintawati-putri | ❌ | Terlalu panjang (lewat 40 karakter), susah diketik ulang |
budi-sinta-x9k2 | ❌ | Kode acak bikin link terasa seperti spam |
blog / admin | ❌ | Kata yang sudah dipakai sistem, akan ditolak |
Patokan praktisnya: pakai nama panggilan, bukan nama lengkap. budi-sinta jauh lebih enak daripada muhammad-budi-santoso-dan-sintawati-putri. Kalau nama panggilan sudah dipakai orang lain, tambahkan elemen singkat yang masih bermakna seperti tanggal (budi-sinta-14juni), bukan kode acak.
Perlakukan slug seperti keputusan sekali jadi. Menggantinya setelah undangan terbit memang masih mungkin, tapi jatahnya terbatas dan link lama langsung mati — aturan persisnya ada di bagian berikutnya.
Bolehkah ganti slug setelah undangan terbit?
Boleh satu kali, dan link lama langsung mati. Bagian ini paling sering bikin panik, dan hampir tidak pernah dijelaskan sebelum kejadian. Aturannya berbeda-beda per platform: ada yang mengizinkan satu kali, ada yang sampai tiga kali, ada juga yang alamatnya dikunci permanen begitu diisi. Cek halaman bantuan platform yang kamu pakai sebelum publish, bukan sesudah.
Di Undaku aturannya begini:
| Kondisi undanganmu | Boleh ganti slug? |
|---|---|
| Masih draft (belum pernah diterbitkan) | Bebas, sebanyak yang kamu mau |
| Sudah terbit, belum pernah ganti | Boleh, satu kali |
| Sudah terbit dan sudah pernah ganti sekali | Ditolak — muncul pesan "Alamat hanya bisa diubah 1 kali setelah terbit" |
Dua hal yang tidak intuitif dan sebaiknya kamu tahu sekarang, bukan nanti:
- Menonaktifkan undangan tidak mengembalikan jatahmu. Meng-unpublish lalu menerbitkannya lagi tidak me-reset hitungan. Jatah satu kali itu melekat sejak publikasi pertama, bukan sejak status terakhir.
- Link lama langsung mati, tanpa pengalihan. Tidak ada redirect otomatis dari alamat lama ke alamat baru. Tamu yang mengetuk link lama akan melihat halaman "tidak ditemukan", bukan undangan barumu.
Yang rusak dan yang selamat saat slug diganti
| Bagian | Setelah slug diganti |
|---|---|
Link umum lama (undaku.id/slug-lama) | Mati — jadi halaman tidak ditemukan |
| Semua link per tamu yang sudah beredar | Mati juga — alamat depannya ikut berubah |
| Daftar tamu, nama, dan kelompoknya | Utuh |
Kode di belakang ?to= milik tiap tamu | Tetap sama persis |
| RSVP dan ucapan yang sudah masuk | Utuh |
| QR code yang terlanjur dicetak | Mengarah ke alamat mati — harus dicetak ulang |
Kabar baiknya: karena kode di belakang ?to= tidak berubah, kamu tidak perlu menyusun ulang daftar tamu. Salin lagi link per tamu dari dashboard — isinya otomatis sudah memakai alamat yang baru — lalu kirim ulang ke orang yang sama. Yang benar-benar tidak bisa diselamatkan hanya barang cetak: QR di papan lokasi atau di souvenir.
Urutan aman supaya jatah satu kali itu tidak terpakai
- Finalkan slug saat masih draft. Di tahap ini gantinya bebas, jadi puas-puaskan mencoba di sini.
- Cek ketersediaannya sebelum terbit. Kalau nama panggilan kalian sudah dipakai orang lain, tambahkan tanggal (
budi-sinta-14juni) sekarang, bukan nanti. - Terbitkan, lalu buka sendiri link-nya dari HP lain. Pastikan alamatnya memang yang kamu mau, sebelum satu pun link keluar.
- Baru sebar. Begitu link masuk ke grup keluarga, anggap alamatnya permanen.
Satu catatan soal menerbitkan: undangan baru bisa terbit kalau nama panggilan kedua mempelai sudah diisi dan minimal ada satu acara di jadwalnya. Kalau tombol terbit menolak padahal slug-mu sudah valid, biasanya salah satu dari dua itu yang masih kosong — bukan slug-nya yang bermasalah.
Seperti apa tampilan link saat dibagikan di WhatsApp?
Saat link undangan ditempel ke chat, WhatsApp menampilkan kartu preview. Di Undaku, kartu itu dibentuk dari data undanganmu: judul berisi nama kedua mempelai, deskripsi berisi tanggal dan nama tempat acara pertama, serta gambar 1200×630 piksel bergaya tema pilihanmu yang memuat nama dan tanggal. Preview sama untuk semua tamu; yang berbeda per tamu hanya nama yang muncul setelah link dibuka.
Tiga hal yang perlu dicek sebelum menyebar:
- Nama panggilan dan acara sudah benar. Preview membaca data ini, jadi salah ketik di sana ikut terbawa ke kartu.
- Kirim link ke dirimu sendiri dulu dan lihat kartunya di chat, sebelum satu tamu pun menerimanya.
- Jangan kirim file APK atau tautan aneh sebagai "undangan". Kominfo pernah mengingatkan warga agar tidak mengunduh file APK yang dikirim lewat WhatsApp dari nomor tak dikenal karena bisa mencuri data (Kompas, 2023). Undangan digital sungguhan cukup berupa satu link yang dibuka di browser, tanpa unduhan.
Bagaimana membuat link yang menampilkan nama tamu (?to=)?
Tidak perlu diketik: sistem membuat satu link per tamu secara otomatis. Inilah yang membedakan undangan digital dari sekadar gambar: setiap tamu bisa punya link sendiri yang otomatis menampilkan namanya saat dibuka — misalnya "Kepada Yth. Bapak Andi Wijaya". Efeknya besar: tamu merasa benar-benar diundang, dan angka RSVP naik.
Cara kerjanya di platform seperti Undaku:
- Masukkan daftar tamu di dashboard — bisa ketik satu per satu atau tempel banyak nama sekaligus.
- Sistem otomatis membuat satu link unik per tamu, dengan token di belakang
?to=. Kamu tidak perlu mengetik nama ke dalam link secara manual. - Saat tamu membuka link-nya, namanya muncul otomatis di halaman undangan.
- Kamu juga bisa melihat siapa yang sudah membuka undangan dan siapa yang sudah RSVP — jadi tahu persis siapa yang perlu disusul.
Satu hal penting: jangan utak-atik bagian setelah ?to=. Token itu ibarat kunci yang cocok dengan satu nama tamu di sistem. Kalau diedit sembarangan, nama tamu tidak akan muncul atau malah link jadi error. Selalu salin link utuh dari daftar tamu, jangan menyusun sendiri.
Setelah link per tamu siap, cara membagikannya (japri satu per satu, sebut nama, jangan asal lempar ke grup) dibahas lengkap di cara menyebar undangan digital di WhatsApp. Untuk mengatur nama dan kelompok tamunya, lihat cara mengelola daftar tamu undangan.
Perlukah link dipendekkan, dan bagaimana membuat QR?
Umumnya tidak perlu dipendekkan; untuk media cetak, buat QR dari link umum. Link undangan dari platform modern biasanya sudah cukup pendek (undaku.id/budi-sinta), jadi kamu jarang perlu pemendek terpisah. Tapi kalau tetap ingin merapikan atau memasangnya di media cetak:
- Untuk disebar lewat chat, link asli sudah paling aman. Hindari pemendek pihak ketiga yang gratisan — kalau layanannya tutup suatu hari, semua link-mu ikut mati.
- Untuk media fisik (papan di lokasi acara, kartu fisik pelengkap, souvenir), buat QR code dari link asli. Tamu tinggal scan pakai kamera HP, tanpa mengetik.
- Banyak platform undangan sudah menyediakan QR code bawaan dari link undanganmu — cek dulu fitur ini sebelum pakai generator luar, supaya QR-nya tetap mengarah ke link asli yang tidak akan mati.
Kalau kamu buat QR sendiri lewat generator, pastikan yang dimasukkan adalah link umum undangan (tanpa ?to=), bukan link satu tamu tertentu — QR fisik dilihat banyak orang, jadi tidak cocok memakai link personal.
Kenapa link undangan bisa mati?
Enam penyebab berikut paling umum, lengkap dengan cara mencegahnya, karena link yang error di tengah masa sebar bikin panik:
| Penyebab | Akibat | Cara mencegah |
|---|---|---|
| Link kepotong saat disalin manual | Tamu buka halaman error | Salin pakai tombol salin, bukan blok teks manual; tes sendiri sebelum sebar |
| Ganti slug setelah link disebar | Link lama dan semua link per tamu mati mendadak | Finalkan slug saat masih draft; di Undaku setelah terbit hanya boleh ganti 1 kali |
| Undangan belum di-publish / ter-unpublish | Halaman tidak muncul | Pastikan status sudah published; jangan unpublish sampai acara selesai |
| Masa aktif paket habis | Link nonaktif setelah beberapa waktu | Pilih platform yang aktif selamanya (di Undaku semua paket, termasuk gratis, aktif selamanya) |
Bagian ?to= diedit sembarangan | Nama tamu tidak muncul atau error | Salin link per tamu utuh dari daftar tamu |
| Pakai pemendek pihak ketiga | Link mati saat layanan pemendek tutup | Sebar link asli; untuk QR, generate dari link asli |
Kebiasaan yang paling ampuh: sebelum menyebar, buka link-nya sendiri dari HP orang lain (bukan HP-mu yang sudah login). Kalau terbuka normal dan namamu benar, link-nya sehat.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa karakter maksimal slug undangan?
Di Undaku slug boleh 3 sampai 40 karakter, hanya huruf kecil, angka, dan tanda hubung. Pakai nama panggilan supaya link mudah diketik ulang.
Apakah link undangan bisa dibuat tanpa nama tamu?
Bisa. Link umum (undaku.id/slug) terbuka untuk siapa saja tanpa nama tamu. Nama hanya muncul kalau tamu membuka link personalnya yang berisi ?to=.
Bagaimana kalau slug yang kuinginkan sudah dipakai orang lain?
Tambahkan unsur bermakna seperti tanggal (budi-sinta-14juni) atau ganti urutan nama. Hindari kode acak karena link terasa seperti spam.
Bolehkah membagikan satu link undangan ke grup WhatsApp?
Boleh, tapi link umum tidak mencatat siapa yang membuka. Untuk tamu yang ingin kamu pantau dan sapa dengan nama, kirim link personalnya lewat japri.
Apakah link undangan akan kedaluwarsa?
Di Undaku tidak: semua paket, termasuk gratis, aktif selamanya. Di platform lain cek masa aktifnya sebelum menyebar link, karena link yang sudah beredar ikut mati saat masa aktif habis.
Siap bikin link undanganmu?
Bikin link undangan tidak perlu keahlian coding — pilih tema, isi data, atur nama alamat (slug), lalu publish. Sistem yang mengurus link per tamu dan QR-nya otomatis. Buat undangan digitalmu di Undaku sekarang, gratis untuk memulai, dan link-nya langsung siap disebar.