Kata-Kata Undangan Pernikahan: 50+ Contoh Islami & Simple
Sabtu, 11 Juli 2026 · Diperbarui Rabu, 30 September 2026
Kata-kata undangan pernikahan adalah kalimat pendek yang ditempel di bagian tertentu: salam pembuka, quote sampul, dan penutup. Di bawah ini ada 50+ contoh siap salin per posisi dan gaya (islami, simple, unik). Butuh teks lengkap dengan nama, akad, dan lokasi? Pakai contoh teks undangan pernikahan digital.

Kata-kata undangan mana untuk bagian mana?
Setiap bagian undangan punya tugas sendiri. Pilih satu kalimat per bagian.
| Bagian undangan | Tugasnya | Panjang ideal | Lompat ke |
|---|---|---|---|
| Sampul | Memberi kesan pertama | Satu baris | Quote singkat untuk sampul |
| Salam pembuka | Menyapa sesuai keyakinan pengundang | Satu sampai dua baris | Kalimat pembuka salam |
| Kalimat pengantar | Menyampaikan maksud mengundang | Satu sampai tiga baris | Kata-kata islami, simple, atau unik |
| Penutup | Meminta kehadiran dan doa restu | Satu sampai dua kalimat | Kata-kata penutup |
Pilih satu per bagian, jangan menumpuk. Sampul yang bersih justru terasa lebih elegan.
Kalimat pembuka salam (islami, kristiani, umum)
Ini kalimat pertama sebelum nama mempelai. Pilih yang sesuai keyakinan pengundang.
Versi islami — salam pembuka yang paling lazim:
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang
Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami:
Banyak undangan islami menaruh basmalah di atas nama mempelai (di bagian sampul):
Bismillahirrahmanirrahim
Versi kristiani:
Dengan penuh sukacita dan ucapan syukur kepada Tuhan,
kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami:
Versi umum / netral (tanpa nuansa keagamaan):
Dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan,
kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di hari bahagia kami:
Kata-kata undangan islami
Untuk ayat dan doa, kutip apa adanya dari sumber yang jelas — jangan menyalin "ayat undangan" viral tanpa memastikan surah dan nomornya. Dua yang di bawah ini punya sumber yang sahih dan paling sering dipakai.
Ayat tentang pasangan hidup, QS. Ar-Rum: 21:
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan
untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,
dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: 21)
Doa yang lazim dipakai untuk mendoakan pengantin (bisa dipasang di penutup):
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a baynakuma fi khair
Sumber: doa Nabi ﷺ kepada pengantin — HR. Abu Dawud no. 2130 & Tirmidzi no. 1091 (sahih).
Versi pendeknya:
Barakallahu laka wa baraka 'alaika
Harapan klasik yang selalu relevan:
Barakallah, semoga sakinah mawaddah warahmah
Kalimat pengantar bernuansa religi (boleh disesuaikan gaya bahasanya):
Dengan memohon rida Allah SWT, kami berniat menyatukan dua hati
dalam ikatan yang sakral.
Bismillahirrahmanirrahim.
Kami memohon doa restu agar bahtera rumah tangga kami senantiasa dinaungi
keberkahan dan cinta yang tulus.
Semoga pernikahan kami penuh berkah, dan kami dipertemukan
dalam kebaikan hingga ke surga-Nya.
Kata-kata undangan simple & singkat
Cocok untuk sampul, pesan pengantar saat membagikan link, atau caption. Satu kalimat sudah cukup.
Dua hati, satu tujuan. Hari ini kami memulainya.
Dengan penuh syukur, kami mengundangmu di hari bahagia kami.
Kami menikah. Doa restumu, hadiah terindah bagi kami.
Satu hari yang kami tunggu, satu hidup yang kami mulai.
Awal dari selamanya, dan kami ingin kamu ada di sana.
Dari dua keluarga, kini menjadi satu.
Merajut janji, memulai perjalanan berdua.
Hari bahagia kami tidak akan lengkap tanpa doamu.
Kami mengundangmu untuk menjadi saksi awal cerita kami.
Cinta yang kami rawat, kini kami rayakan.
Restumu adalah doa, kehadiranmu adalah hadiah.
Kami mulai babak baru, dan ingin kamu ikut merayakannya.
Hari ini kami berkata "iya" untuk selamanya.
Doa dan senyummu, itu yang kami harapkan di hari bahagia kami.
Kata-kata undangan unik & kekinian
Buat pasangan yang mau nada lebih santai dan personal — pas untuk teman dan media sosial.
Plot twist terbaik hidup kami: akhirnya sah!
Sudah swipe kanan seumur hidup. Datang, ya, ke hari besar kami.
Loading… 100%. Kami resmi menikah. Ditunggu kehadiranmu!
Dari teman nongkrong jadi teman hidup. Save the date!
Kami upgrade status: dari "berdua" jadi "berkeluarga".
Bukan drama Korea, tapi endingnya tetap bahagia. Datang, ya!
Chapter baru dimulai. Kamu termasuk tokoh pentingnya.
Kami tukar status jadi "menikah" — dan kamu diundang ke pestanya.
Notifikasi penting: kami menikah. Geser untuk lihat undangannya.
Level up ke mode berkeluarga. Hadiah terbaikmu: doa dan kehadiran.
Quote singkat untuk sampul undangan
Satu baris puitis yang ditaruh di sampul, sebelum nama dan tanggal. Jaga tetap pendek supaya enak dibaca di layar HP.
Akhirnya, selamanya.
Memilihmu, hari ini dan seterusnya.
Bersamamu, rumah bukan lagi tempat — tapi seseorang.
Dari pertemuan kecil, tumbuh janji seumur hidup.
Dua nama, satu cerita, selamanya.
Sebuah awal yang kami nanti.
Cinta yang tumbuh, kini berlabuh.
Berawal dari kata, berakhir di pelaminan.
Satu janji, seumur hidup.
Kami, mulai hari ini.
Kalau ingin kumpulan yang lebih fokus ke kalimat cinta manis untuk sampul, lihat kalimat cinta singkat untuk undangan. Untuk kata-kata pengumuman save the date, lihat kata-kata save the date pernikahan, dan untuk cerita perjalanan berdua, kata-kata love story undangan digital.
Kata-kata penutup undangan
Kalimat sebelum ucapan terima kasih. Sesuaikan penutupnya dengan pembuka yang kamu pilih di atas.
Versi umum yang paling aman:
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila
Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami.
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Versi islami — tutup dengan salam:
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Versi kristiani:
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Tuhan Yesus memberkati.
Hormat kami,
Versi netral yang singkat:
Kehadiran dan doa restumu sangat berarti bagi kami.
Hormat kami,
Beberapa alternatif penutup singkat:
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami menantikan kehadiran dan doa restumu.
Sebuah kebahagiaan bagi kami bila kamu berkenan hadir dan mendoakan.
Doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami.
Terima kasih telah menjadi bagian dari hari paling berkesan kami.
Pilihan kata apa yang sopan dan apa yang sebaiknya dihindari?
Kata-kata yang lazim dan sopan dipakai di undangan adalah sapaan Bapak/Ibu/Saudara/i, "mohon doa restu", "tanpa mengurangi rasa hormat", dan penutup "Hormat kami". Hindari bahasa gaul di undangan untuk keluarga besar dan atasan.
| Situasi | Pilihan kata yang aman | Sebaiknya dihindari |
|---|---|---|
| Sapaan tamu | Bapak/Ibu/Saudara/i | "Guys", "gaes" untuk tamu yang lebih tua |
| Meminta hadir | "Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir" | "Wajib datang", "harus hadir" |
| Meminta doa | "Doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i" | Meminta hadiah atau amplop secara terang-terangan |
| Penutup | "Hormat kami", "Kami yang berbahagia" | Singkatan chat seperti "thx", "btw" |
| Undangan santai untuk teman | Kalimat unik dan kekinian di bawah | Dipakai untuk undangan keluarga besar dan atasan |
Kesalahan lain yang sering terjadi:
- Menyalin ayat tanpa cek sumber. Banyak "ayat undangan" beredar dengan surah dan nomor yang keliru. Aman kalau kamu pakai yang jelas sumbernya seperti QS. Ar-Rum: 21 di atas.
- Sampul terlalu penuh. Quote sampul idealnya satu baris. Kalau lebih dari satu kalimat, pindahkan ke bagian "kisah cinta", bukan sampul.
- Salam salah tulis. Periksa ejaan
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh— ini bagian yang paling sering typo. - Pembuka tidak cocok dengan keyakinan pengundang. Salam islami di undangan umum (atau sebaliknya) terasa janggal. Samakan pembuka dan penutup.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa bedanya kata-kata undangan dengan teks undangan pernikahan?
Kata-kata undangan adalah potongan kalimat pendek untuk satu bagian, misalnya quote sampul atau penutup. Teks undangan adalah seluruh isi: salam, nama mempelai, akad, resepsi, lokasi, dan penutup. Halaman ini fokus ke kalimatnya; teks lengkap ada di artikel contoh teks undangan.
Kata-kata apa yang bagus untuk sampul undangan pernikahan?
Pilih satu baris pendek yang enak dibaca di layar HP, misalnya "Dua nama, satu cerita, selamanya." Hindari lebih dari satu kalimat di sampul. Kalau ingin lebih panjang, pindahkan ke bagian kisah cinta atau pesan pengantar.
Apakah undangan non-islami boleh memakai salam Assalamu'alaikum?
Sebaiknya pembuka mengikuti keyakinan pengundang dan sebagian besar tamu. Salam islami di undangan umum atau kristiani terasa janggal, begitu pula sebaliknya. Kalau tamunya beragam, pakai pembuka netral seperti "Dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan".
Bagaimana cara menulis kata-kata undangan pernikahan yang tidak kaku?
Pakai kalimat pendek dengan kata "kami" dan "kamu" atau "Bapak/Ibu" sesuai penerimanya, satu ide per kalimat, dan buang basa-basi. Untuk teman dekat, nada santai boleh. Untuk keluarga besar, tetap pakai sapaan sopan dan penutup "Hormat kami".
Apakah harus mencantumkan ayat atau doa di undangan?
Tidak wajib. Ayat atau doa hanya dipasang kalau sesuai keyakinan pengundang. Kalau dipakai, kutip apa adanya dari sumber yang jelas, jangan menyalin ayat viral tanpa memastikan surah dan nomornya.
Pasang langsung di undangan digitalmu
Semua kalimat di atas bisa langsung kamu taruh di undangan digital. Di Undaku, kalimat pembuka dan penutup tersusun otomatis sesuai keyakinan yang kamu pilih (islami, kristiani, Hindu, atau umum) — tinggal ganti quote sampulnya dengan pilihanmu. Lihat pilihan temanya, gratis untuk mulai.