Kata-Kata Undangan Pernikahan (Islami, Simple, Unik): 50+ Contoh
Sabtu, 11 Juli 2026
Kata-kata undangan pernikahan itu bukan seluruh teks undangan, tapi potongan kalimat pendek yang kamu tempel di bagian tertentu: salam pembuka, quote di sampul, atau kalimat penutup sebelum ucapan terima kasih. Di bawah ini ada 50+ contoh yang tinggal salin — dikelompokkan per posisi dan per gaya (islami, simple, unik), plus panduan singkat cara memilihnya.
Kalau yang kamu cari justru teks lengkap (nama mempelai, akad, resepsi, lokasi), pakai contoh teks undangan pernikahan digital — halaman ini fokus ke kalimat-kalimat pendeknya saja.
Cara cepat memilih (30 detik)
- Butuh salam di awal? → lihat Kalimat pembuka salam (sesuaikan dengan keyakinan pengundang).
- Butuh satu kalimat manis di sampul? → lihat Quote singkat untuk sampul.
- Undangan bernuansa religi? → lihat Kata-kata islami (ayat dan doa dikutip apa adanya dari sumbernya).
- Mau yang santai/kekinian? → lihat Unik & kekinian.
- Butuh kalimat penutup yang sopan? → lihat Kata-kata penutup.
Aturan mainnya cuma satu: pilih satu per bagian, jangan menumpuk. Sampul yang bersih justru terasa lebih elegan.
Kalimat pembuka salam (islami, kristiani, umum)
Ini kalimat pertama sebelum nama mempelai. Pilih yang sesuai keyakinan pengundang.
Versi islami — salam pembuka yang paling lazim:
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang
Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami:
Banyak undangan islami menaruh basmalah di atas nama mempelai (di bagian sampul):
Bismillahirrahmanirrahim
Versi kristiani:
Dengan penuh sukacita dan ucapan syukur kepada Tuhan,
kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami:
Versi umum / netral (tanpa nuansa keagamaan):
Dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan,
kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di hari bahagia kami:
Kata-kata undangan islami
Untuk ayat dan doa, kutip apa adanya dari sumber yang jelas — jangan menyalin "ayat undangan" viral tanpa memastikan surah dan nomornya. Dua yang di bawah ini punya sumber yang sahih dan paling sering dipakai.
Ayat tentang pasangan hidup, QS. Ar-Rum: 21:
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan
untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,
dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: 21)
Doa yang lazim dipakai untuk mendoakan pengantin (bisa dipasang di penutup):
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a baynakuma fi khair
Sumber: doa Nabi ﷺ kepada pengantin — HR. Abu Dawud no. 2130 & Tirmidzi no. 1091 (sahih).
Versi pendeknya:
Barakallahu laka wa baraka 'alaika
Harapan klasik yang selalu relevan:
Barakallah, semoga sakinah mawaddah warahmah
Kalimat pengantar bernuansa religi (boleh disesuaikan gaya bahasanya):
Dengan memohon rida Allah SWT, kami berniat menyatukan dua hati
dalam ikatan yang sakral.
Bismillahirrahmanirrahim.
Kami memohon doa restu agar bahtera rumah tangga kami senantiasa dinaungi
keberkahan dan cinta yang tulus.
Semoga pernikahan kami penuh berkah, dan kami dipertemukan
dalam kebaikan hingga ke surga-Nya.
Kata-kata undangan simple & singkat
Cocok untuk sampul, pesan pengantar saat membagikan link, atau caption. Satu kalimat sudah cukup.
Dua hati, satu tujuan. Hari ini kami memulainya.
Dengan penuh syukur, kami mengundangmu di hari bahagia kami.
Kami menikah. Doa restumu, hadiah terindah bagi kami.
Satu hari yang kami tunggu, satu hidup yang kami mulai.
Awal dari selamanya, dan kami ingin kamu ada di sana.
Dari dua keluarga, kini menjadi satu.
Merajut janji, memulai perjalanan berdua.
Hari bahagia kami tidak akan lengkap tanpa doamu.
Kami mengundangmu untuk menjadi saksi awal cerita kami.
Cinta yang kami rawat, kini kami rayakan.
Restumu adalah doa, kehadiranmu adalah hadiah.
Kami mulai babak baru, dan ingin kamu ikut merayakannya.
Hari ini kami berkata "iya" untuk selamanya.
Doa dan senyummu, itu yang kami harapkan di hari bahagia kami.
Kata-kata undangan unik & kekinian
Buat pasangan yang mau nada lebih santai dan personal — pas untuk teman dan media sosial.
Plot twist terbaik hidup kami: akhirnya sah!
Sudah swipe kanan seumur hidup. Datang, ya, ke hari besar kami.
Loading… 100%. Kami resmi menikah. Ditunggu kehadiranmu!
Dari teman nongkrong jadi teman hidup. Save the date!
Kami upgrade status: dari "berdua" jadi "berkeluarga".
Bukan drama Korea, tapi endingnya tetap bahagia. Datang, ya!
Chapter baru dimulai. Kamu termasuk tokoh pentingnya.
Kami tukar status jadi "menikah" — dan kamu diundang ke pestanya.
Notifikasi penting: kami menikah. Geser untuk lihat undangannya.
Level up ke mode berkeluarga. Hadiah terbaikmu: doa dan kehadiran.
Quote singkat untuk sampul undangan
Satu baris puitis yang ditaruh di sampul, sebelum nama dan tanggal. Jaga tetap pendek supaya enak dibaca di layar HP.
Akhirnya, selamanya.
Memilihmu, hari ini dan seterusnya.
Bersamamu, rumah bukan lagi tempat — tapi seseorang.
Dari pertemuan kecil, tumbuh janji seumur hidup.
Dua nama, satu cerita, selamanya.
Sebuah awal yang kami nanti.
Cinta yang tumbuh, kini berlabuh.
Berawal dari kata, berakhir di pelaminan.
Satu janji, seumur hidup.
Kami, mulai hari ini.
Kalau ingin kumpulan yang lebih fokus ke kalimat cinta manis untuk sampul, lihat kalimat cinta singkat untuk undangan. Untuk kutipan bermakna yang lebih panjang, ada juga kata-kata mutiara pernikahan.
Kata-kata penutup undangan
Kalimat sebelum ucapan terima kasih. Sesuaikan penutupnya dengan pembuka yang kamu pilih di atas.
Versi umum yang paling aman:
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila
Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami.
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Versi islami — tutup dengan salam:
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Versi kristiani:
Atas doa restu dan kehadirannya, kami ucapkan terima kasih.
Tuhan Yesus memberkati.
Versi netral yang singkat:
Kehadiran dan doa restumu sangat berarti bagi kami.
Hormat kami,
Beberapa alternatif penutup singkat:
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami menantikan kehadiran dan doa restumu.
Sebuah kebahagiaan bagi kami bila kamu berkenan hadir dan mendoakan.
Doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami.
Terima kasih telah menjadi bagian dari hari paling berkesan kami.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menyalin ayat tanpa cek sumber. Banyak "ayat undangan" beredar dengan surah dan nomor yang keliru. Aman kalau kamu pakai yang jelas sumbernya seperti QS. Ar-Rum: 21 di atas.
- Sampul terlalu penuh. Quote sampul idealnya satu baris. Kalau lebih dari satu kalimat, pindahkan ke bagian "kisah cinta", bukan sampul.
- Salam salah tulis. Periksa ejaan
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh— ini bagian yang paling sering typo. - Pembuka tidak cocok dengan keyakinan pengundang. Salam islami di undangan umum (atau sebaliknya) terasa janggal. Samakan pembuka dan penutup.
Pasang langsung di undangan digitalmu
Semua kalimat di atas bisa langsung kamu taruh di undangan digital. Di Undaku, kalimat pembuka dan penutup tersusun otomatis sesuai keyakinan yang kamu pilih (islami, kristiani, atau umum) — tinggal ganti quote sampulnya dengan pilihanmu. Lihat pilihan temanya, gratis untuk mulai.